- Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
- MAN 1 Kepulauan Meranti Terima Perserta Didik,Baru Cerdaskan Anak Bangsa Lewat Program Matamuda
- Disambut Meriah dengan Tradisi Melayu,AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita Resmi Tiba di Kepulauan Meranti
- Bupati Asmar Sambut Kapolres Baru Kepulauan Meranti, Kenang Dedikasi AKBP Aldi Alfa Faroqi
- Farewell Parade Kapolres Meranti, AKBP Aldi Berpamitan, AKBP Gede Siap Lanjutkan Pengabdian
- Seminar Nasional Dokter Prodia Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Usus di Medan
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Teguhkan Jati Diri Prajurit Melalui Upacara Bendera Bulanan
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Panen Raya di Bengkalis, Kasdam Ikuti Vidcon Bersama Presiden RI
- Gema HUT KNPI ke-53: Tembilahan Bersiap Diguncang UMKM, Dangdut, dan Neka Pratiwi
- Berbeda Peran, Satu Tujuan: PDC Jalin Silaturahmi dengan Koneksi Riau
PT Riau Perkasa Steel Siak Hulu Terkesan Tertutup
Camat Siak Hulu: Segera Kita Sikapi

Hasanul Arifin
SIAK HULU (VOKAL)- Perusahaan pengolahan besi atau pabrik besi, PT Riau Perkasa Steel Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, terkesan tertutup.
Hal itu disampaikan Hasanul Arifin, Ketua DPD LSM Gempur Riau, menanggapi banyaknya keluhan yang disampaikan masyarakat soal PT Riau Perkasa Steel.

Dikatakan, manajemen PT RPS dalam beberapa pengaduan masyarakat kepada DPD LSM Gempur, sangat terkesan tertutup terhadap orang-orang atau warga yang ingin bertemu untuk menyampaikan keperluan.
Hal itu ternyata bukan dibuat-buat. Arif menyatakan, juga mengalaminya sendiri pada Selasa (30/3/2021).
Arif mengatakan, mengalami hal kurang menyenangkan bersama rekan-rekannya ketika akan bertemu dengan manajemen PT RPS dan menghubungi salah seorang pimpinan inisial JF.
Sebagaimana disampaikan, Arif beserta beberapa rekannya telah membuat janji dengan unsur pimpinan PT RPS melalui telepon, Senin (29/3/2021).
"Saat itu, dia bilang akan bertemu kami esok harinya. Tapi setelah didatangi kembali sesuai janji, malah dibilang tidak bisa ketemu tamu atau orang," kata Arif.
Menurut Arif, apa yang dilakukan oleh manajemen PT RPS jelas-jelas telah merusak tatanan silahturahmi.
Ini tidak bisa diterima. Bagaimana mungkin kita akan menyampaikan niat, jika mereka menghindari orang-orang yang mau bertemu.
Lalu soal kenyamanan berlalu lintas. PT RPS, sepertinya dengan sengaja membuat lokasi parkir dipinggir jalan dan jika ada sesuatu di perusahaan, jenis angkutan barang seperti truk dan lain sebagainya, berjejer panjang sehingga mengganggu pengendara lain.

Puluhan kendaraan jenis truk berjejer di pinggir jalan di depan pabrik PT RPS Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar
Arif mendorong Pemerintah Kabupaten Kampar untuk meninjau kembali berbagai hal menyangkut PT RPS di Siak Hulu.
"Pabrik ini tentu saja berdampak sangat besar terhadap lingkungan dan lain sebagainya, termasuk perizinan dan terhadap pendapatan asli daerah.
Bila perlu, buka saja seterang-terangnya soal tenaga kerja asing yang katanya banyak dipakai serta terhadap tenaga kerja lokal," tutur Arif.
JF yang dikonfirmasi melalui telepon, menegaskan, bukannya tidak mau ketemu tamu atau orang, melainkan hanya karena kondisi pandemi Covid-19 saat ini.
"Saya tidak bilang akan bertemu atau telah membuat janji, tidak mungkin karena saat ini masa pandemi Covid-19," katanya.
JF, awalnya menyampaikan tidak bisa ketemu orang atau tamu karena tengah terpapar Covid-19, tapi segera merubah statemennya karena pandemi Covid-19 setelah diketahui bahwa dirinya tengah berada di kantor PT RPS.
Camat Siak Hulu, Rahmad Fajri, ketika dihubungi mengatakan akan mempelajari dan menyikapi apapun keluhan masyarakat terhadap perusahaan yang ada di wilayahnya.
"Kita akan sikapi dengan melakukan pendekatan secara baik. Masyarakat harus tetap menjadi prioritas," ujarnya.***
Berita Terkait :
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
- Sekda Kampar Tegaskan Deadline OPD0
- Indra Pomi Sebut Jefry Noer Terima Suap Dengan Istilah Uang Jenggot0
- Pengamat: Polemik Lahan Desa Gondai Harus Diselesaikan Secara Perdata0
- Giliran Padang Luas Dibina Hj Muslimawati Catur Jadi Kampung KB0
_Black11.png)









