- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Riau Siapkan Asrama Haji Atasi Ledakan Warga Positif Covid-19

Gubernur Riau Syamsuar meninjau asrama haji yang dipersiapkan sebagai ruangan isolasi mandiri. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan Asrama Haji sebagai gedung tambahan ruangan isolasi mandiri bagi warga terkonfirmasi Covid-19. Hal ini menyusul lonjakan Covid-19 Riau sebelum puasa dan terus berlangsung hingga Juni.
Juru Bicara Satgas Covid-19 di Riau, dr Indra Yovi menjelaskan, sejak Mei lalu angka harian warga terinfeksi virus corona rata-rata 500. Jumlah itu memang sempat turun tapi hanya beberapa hari saja.
"Sampai sekarang belum turun, Covid-19 di Riau belum terkontrol seperti Januari. Maret masih stabil kemudian April mulai melonjak," kata Yovi, Senin siang, 7 Juni 2021.
Dokter spesialis paru-paru ini menjelaskan, puncak pertama Covid-19 di Riau terjadi pada Oktober. Saat itu dalam sebulan, ada 7000 warga terinfeksi karena mulai abai menerapkan protokol kesehatan.
Melewati fase puncak pertama, kasus harian Covid-19 di Riau mulai melandai pada akhir tahun 2020 hingga Maret 2021. Saat itu, kasus harian jarang sampai di atas 100 warga.
"Mei ini melonjak dengan 15 ribu, puncaknya nanti pertengahan Juni hingga Juli," kata Yovi.
Yovi tak bosan mengingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai lengah karena Yovi khawatir mutasi atau varian baru Covid-19 mulai masuk ke Riau.
"Ini yang dikhawatirkan, ada varian baru tapi belum bisa dibuktikan namun tetap waspada," terang Yovi.
Terkait Asrama Haji sebagai penambahan ruang isolasi, Yovi menyebut Ikatan Dokter Indonesia ataupun Perhimpunan Perawat Indonesia sudah berkomitmen membantu. Akan ada tenaga kesehatan tambahan.
"Istilahnya di BKO ke sana untuk membantu perawatan pasien isolasi mandiri," ucap Yovi.
Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar sudah meninjau Asrama Haji pada Minggu, 6 Juni 2021. Syamsuar menyebut penambahan ruang isolasi sebagai upaya mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Riau.
"Kita harus mengantisipasi kalau terjadi penambahan pasien dengan gejala ringan," kata Syamsuar.
Syamsuar mengatakan, penambahan ruang isolasi ini karena sebagian tempat isolasi mandiri yang tersedia di Provinsi Riau sudah terisi. Kapasitas ruang isolasi mandiri di asrama itu tersedia untuk 280 orang.
Syamsuar berharap penambahan ruang isolasi ini bisa membantu merawat pasien Covid-19, khususnya dengan gejala ringan atau Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan beberapa tenaga juga telah disiapkan, mudah-mudahan penanganannya baik," kata Syamsuar. (syu)
Berita Terkait :
- Penolak Vaksin Covid-19 Bakal Didenda Hingga Sanksi Administratif0
- Polisi Tangkap Perambah Hutan di Kabupaten Bengkalis0
- Tentara Amerika Gelar Latihan Bersama di Lanud Roesmin Nurjadin0
- Puluhan Atlet Ikuti Seleksi Forki Riau0
- Kehadiran Buaya di Desa Mumpa Pertanda Apa?0
_Black11.png)









