- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
Sejarah, Riau Peringkat Tiga Nasional Investasi, Gubri: Riau Kondusif Dalam Investasi

Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, MSi
Pekanbaru, VokalOnline Com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Provinsi Riau masuk peringkat tiga nasional dalam realisasi investasi. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI baru saja merilis data tentang realisasi investasi untuk triwulan I tahun 2022.
"Kita mengucapkan syukur alhamdulillah. Ini membuktikan bahwa Riau sangat kondusif untuk investasi," ucap Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi kepada pers di Pekanbaru, Rabu (27/04/2022) usai mendapat informasi terkait realisasi investasi triwulan I tahun 2022 di Indonesia.
Peringkat satu ditempati DKI Jakarta dengan realisasi investasi sebesar Rp40,4 triliun. Disusul Jawa Barat dengan realisasi investasi Rp39,5 triliun, dan peringkat tiga disabet Provinsi Riau dengan realisasi investasi sebesar Rp23,7 triliun atau 39,20 persen dari tahunan (Rp60,46 triliun).
Sementara peringkat keempat ditempati Jawa Timur dengan realisasi investasi sebesar Rp23,6 triliun dan peringkat kelima ditempati Sulawesi Tengah dengan realisasi investasi sebesar Rp20,0 triliun.
Tahun lalu, Provinsi Riau untuk pertama kalinya masuk peringkat 5 nasional untuk realisasi investasi, mengalahkan Jawa Tengah, dan peringkat pertama di luar Pulau Sumatera.
Sementara target investasi di Provinsi Riau tiap tahun naik signifikan. Tahun lalu sebesar Rp49 triliun dan tembus Rp53,05 triliun. Sementara tahun ini sebesar Rp60,46 triliun.
"Alhamdulillah target investasi setiap tahun tercapai bahkan melebihi. Untuk tahun ini saja, baru triwulan pertama sudah hampir 50 persen dari target investasi," ungkap Gubri penuh rasa syukur.
Gubri lalu mengajak seluruh elemen masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga kondisi dan situasi di Negeri Lancang Kuning agar selalu kondusif.
"Kalau kondusif, investor pasti merasa nyaman. Apalagi kita juga memberikan kemudahan birokrasi bagi para investor," ucap Gubri lagi.
Dengan banyaknya investasi, dipastikan terbuka banyak lapangan kerja. "Pada akhirnya yang diuntungkan tentu masyarakat Riau," tutup Gubri. **Vol-1
Berita Terkait :
- PWI Kampar Yakini DR Syafriadi Membawa PWI Riau Lebih Bermarwah, Bermartabat dan Lebih Beraura0
- Masyarakat Adat Petalangan Elu-Elukan Pimpinan LAMR Terpilih0
- Suasana Covid-19, Bandingkan Sidang Banmus DPRD Riau Dengan Sumbar0
- 250 Rumah Terendam, Sungai di Sengingi di Kuansing Meluap0
- Forkopimda Kunasing Ikut Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI Se-Indonesia Secara Virtual0
_Black11.png)









