- Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
- 600 Atlet INKANAS Berlaga di GDR Open Championship 1 Riau, Matangkan Persiapan Menuju Piala Kapolri
- Kasus ISPA di Meranti Capai 6.825 Kasus, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
- Cegah Masalah Hukum, Pemkab Meranti dan Kejari Ingatkan Kades Tertib Kelola Dana Desa
- Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
- Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI saat Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
- Persiapan Capai 99 Persen, Kejuaraan Karate GDR Championship Siap Digelar di Pekanbaru
- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- DPRD Pekanbaru Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas,
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
Syamsuar Cek BUMDes Surya Indah, Ini Hasilnya

Gubernur Riau Syamsuar saat meninjau salah satu BUMDes di Kabupaten Pelalawan. MCR
Pelalawan, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sangat memiliki perhatian yang begitu besar terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia kerap melakukan peninjauan untuk melihat perkembangan BUMDes yang ada di daerahnya.
Ketika kunker di Kabupaten Pelalawan, Gubri Syamsuar melakukan peninjauan BUMDes Surya Indah, di Desa Surya Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras.
BUMDes tersebut mengelola usaha depot air mineral bermerek Siqua. Kehadirannya BUMDes ini tentunya memberi kemudahan dan manfaat yang besar, kepada masyarakat sekitar untuk mendapatkan air mineral atau air minum.
Saat peninjauan Gubri Syamsuar mencicipi segelas air Siqua. Ia mengakui, bahwa air yang diminumnya itu sulit dibedakan dengan air mineral yang sudah terkenal di Indonesia.
"Kehadiran kita di sini untuk melihat perkembangan BUMDes yang ada di daerah. BUMDes Surya Indah sangat membantu dan memudahkan masyarakat di sini," kata Syamsuar saat peninjauan, Sabtu (12/2/2022).
"Setelah saya minum ternyata sulit kita membedakan rasa air Siqua. Rasanya sama dengan air meneral lainnya, tidak berbau dan mantap," tambahnya.
Menurut Syamsuar BUMDes sama seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga ia berusaha agar semua desa yang ada Riau ini memiliki BUMDes.
"Alhamdulillah, pada awalnya belum semua desa punya BUMDes. Namun, sekarang dengan bantuan kami [Pemprov Riau] sebanyak 1.591 desa sudah memiliki BUMDes," ucapnya penuh rasa syukur.
Dijelaskannya, bahwa tujuan dari BUMDes untuk semua desa yang ada di Riau, yaitu untuk menggerakkan perekonomian yang ada di desa. Keberadaannya dan legalitas usahanya musti dijamin melalui lembaga yang dijamin pemerintah.
Sejak tahun 2019 lalu, BUMDes Surya Indah telah mendapat bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan tersebut masih terus berjalan hingga saat ini.
Lantaran menerima bantuan khusus keuangan Pemprov Riau, BUMDes tersebut bisa berkembang pesat, memajukan usaha yang dijalaninya.
Rianto selaku Direktur BUMDes Surya Indah, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau yang telah mengucurkan bantuan keuangan khusu desa dan berkunjung ke BUMDes Surya Indah.
"Pendapatan usaha kami tahun 2019, Rp 260.834.500, Tahun 2020, Rp290.046.000, dan tahun 2021, Rp 343.279.000," kata Rianto.
"Sementara, penyertaan modal dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus) dari Pemprov Riau, tahun 2019, Rp153.000.000, tahun 2020, Rp74.000.000, dan tahun 2021, Rp76.000.000," imbuhnya.
Ia juga menceritakan, pada bulan Januari 2022, kios air galon yang dikelolanya mampu menjual 1.400 air galon. Harga yang ditawarkan Rp6.000 per galon. Dalam satu bulan bisa ia bisa menghasilkan uang Rp8.400.000.
"Perkembangan BUMDes ini tentunya tak terlepas dari bantuan keuangan Pemprov Riau. Besar harapan kami ke depannya dana bantuan keuangan provinsi terus diberikan kepada BUMDes. Sehingga kami bisa mengembangkan usaha yang ada di desa semakin maju," ucapnya penuh harap. (mcr)
Berita Terkait :
- Gubernur Ajak Masyarakat Riau Rajin Salat 5 Waktu Berjamaah0
- Petugas Tangkap Kapal Sewaan Perusahaan Pengeruk Pasir Pulau Rupat0
- Perahu Tenggelam di Teluk Meranti Renggut 6 Nyawa 0
- Wagubri Minta Kabupaten Langganan Kebakaran Lahan Berstatus Siaga Karhutla0
- Gubernur : Covid-19 di Riau Masih Terkendali0
_Black11.png)








