- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Tanah Longsor Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Situasi Darurat

VokalOnline.Com-- Italia mendeklarasikan situasi darurat di pulau selatan Ischia pada Minggu (27/11) setelah bencana longsor menewaskan setidaknya tujuh orang dan beberapa korban hilang.
Gelombang lumpur dan puing-puing menabrak kota kecil Casamicciola Terme pada Sabtu pagi. Luncuran ini menelan rumah dan menyapu mobil ke laut.
"Jumlah korban tanah longsor di Casamicciola telah meningkat menjadi tujuh orang tewas, sementara lima orang hilang," kata otoritas setempat diberitakan AFP.
Menteri Perlindungan Sipil Italia Nello Musumeci mengatakan rapat kabinet darurat menyatakan situasi darurat atas bencana ini dan dana bantuan tahap pertama sebesar US$2 juta akan dikeluarkan.
Media Italia sebelumnya melaporkan sebanyak empat mayat telah ditemukan pada Minggu sore.
Lebih dari 200 orang tim penyelamat masih mencari korban hilang, sementara ratusan relawan lainnya sibuk membersihkan jalan-jalan kota.
Upaya penyelamatan terhambat hujan dan angin kencang. Cuaca ini juga menunda kapal yang membawa bantuan dari daratan.
Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Piantedosi sebelumnya mengatakan ada orang-orang terjebak di dalam lumpur dan mengatakan situasi itu 'sangat serius'.
Hujan deras mengirim lumpur melalui jalan-jalan Casamicciola Terme, sebuah resor berpenduduk 8.000 jiwa di Ischia, pulau subur dekat Capri yang dipenuhi turis musim panas.
Pohon-pohon tumbang, mobil-mobil rusak di tepi jalan, dan batu-batu besar berserakan saat ekskavator berusaha membebaskan akses ke tempat tinggal penduduk.
Di daerah kota yang terdampak paling parah dikatakan setidaknya 30 keluarga terjebak di rumah tanpa air dan listrik. Lumpur dan puing-puing menghalangi jalan.
Dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan telah menyelamatkan dua orang dari mobil yang tersapu ke laut.**Syafira
Berita Terkait :
- Ratusan Mahasiswa China Protes Aturan Lockdown Covid-19 di Kampus0
- Kim Jong Un Klaim Korut Bakal Punya Senjata Nuklir Terkuat di Dunia0
- China Buru-buru Sensor soal Demo Tuntut Xi Jinping Mundur di Medsos0
- Demo Covid Meluas, TV China Sensor Penonton Piala Dunia Tak Bermasker0
- Usai Tolak Gaji PM, Anwar Ibrahim Juga Ogah Pakai Mobil Dinas Mewah0
_Black11.png)









