- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Terminal Pekanbaru Mulai Pakai Tes Covid-19 Genose

Seorang warga melakukan tes Genose untuk mendeteksi Covid-19 di Terminal Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Terminal Bandar Raya Payung Sekaki mulai menggunakan alat deteksi cepat Covid-19 bernama Genose atau GeNose C19. Benda ini merupakan karya anak bangsa dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Penggunaan Genose ini merupakan pertama kali untuk fasilitas kendaraan penumpang di Pekanbaru. Pelabuhan dan bandara belum menggunakan ini karena masih menunggu persetujuan.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menjelaskan, Genose menggunakan sampel udara dari pernapasan yang ditampung melalui plastik. Udara di plastik itu kemudian dites dan hasilnya langsung kelihatan.
"Melalui sistem aplikasi analisis, hasilnya keluar 1,5 menit saja," kata Firdaus di terminal tersebut, Rabu siang, 14 April 2021.
Firdaus menjelaskan, tes Genose selain kecepatan waktu juga ramah harga terhadap masyarakat. Warga hanya mengeluarkan uang Rp30 ribu hingga Rp40 ribu sekali tes.
"Dengan Genose ini pelayanan masyarakat untuk jalur darat lebih cepat untuk tes Covid-19," kata Firdaus.
Firdaus menyebut Genose ini hanya berlaku untuk calon penumpang darat, belum untuk masyarakat umum. Hal itu sesuai kebijakan Kementerian Perhubungan.
"Di Pekanbaru hanya di terminal saja saat ini, belum ada di tempat lain dan belum bisa untuk umum," kata Firdaus.
Untuk bandara sendiri, Kementerian Perhubungan masih memberlakukan Genose untuk empat bandara. Yaitu Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Juanda Yogyakarta.
General Manager PT Angkasa Pura II Yogi menyebut Bandara Sultan Syarif Kasim II masih menunggu giliran. Pasalnya penggunaan Genose terhadap bandara diberlakukan secara bertahap.
Yogi belum mengetahui kapan Bandara Pekanbaru menggunakan Genose. Dia menyebut hanya mempersiapkan dari sisi operasional dan fasilitas pendukung.
"Selanjutnya kami menunggu dari Regulator," katanya. (syu)
Berita Terkait :
- Wali Kota Larang Hiburan Malam Buka Selama Ramadan0
- 32 Kelurahan di Pekanbaru Dilarang Sekolah Tatap Muka0
- Disnaker Riau Segera Buka Posko THR di Pekanbaru0
- Penyebab Wajah Asimetris yang Jarang Diketahui 0
- Rekomendasi Buah yang Diyakini Ampuh Bikin Awet Muda 0
_Black11.png)









