- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
Yuk Saksikan Pameran Lukisan Telaah Rasa

Pameran lukisan perdananya yang berjudul “Telaah Rasa” di Kopi Macan, Bugisan, Yogyakarta.
VokalOnline.Com - SATU Kolektif menyelenggarakan pameran lukisan perdananya yang berjudul “Telaah Rasa” di Kopi Macan, Bugisan, Yogyakarta. Pameran ini menjadi bagian dari mata kuliah "Tinjauan Kelola Pameran" di Prodi S-1 Tata Kelola Seni, Fakultas Seni Rupa, ISI Yogyakarta.
Selain menjadi bentuk pemenuhan tugas mahasiswa, pameran ini dibuat untuk menjadi sebuah ruang bagi seniman dan pengunjung untuk bersama menelaah perasaan dan melepaskan energi negatif dengan melalui seni.
"Pameran “Telaah Rasa” menggandeng seniman lintas generasi. Sehingga, pameran ini tidak hanya perihal unjuk emosional seniman dan pengunjung, namun juga menjadi tempat untuk saling memahami pergumulan perasaan pada masing-masing generasi yang tanpa disadari telah terpaut jauh oleh waktu," kata Kinan yang merupakan Narahubung Pameran “Telaah Rasa”.
Terdapat 14 perupa seni lukis yang akan berpartisipasi dalam pameran ini yakni Rocka Radipa, Krismarlianti, Rona Narendra, G. Prima Puspita Sari, Susiyo Guntur, Setiyoko, Kartiko Prawiro, Rahmad Afandi, Albertus Papiek, Varin Deasyafira, Prakadetto Alansa, dan Alminada Satrio. Selian itu, pameran ini juga akan diisi dengan video mapping oleh 3D designer, Warisdyo Bayu.
Terdapat 3 ruang utama dalam pameran “Telaah Rasa.” Ruang pertama yaitu Ruang Pamer, diisi dengan lukisan yang variatif. Ruang kedua yaitu Ruang Refleksi yang disajikan dengan 3D Video Mapping. Dan ruang terakhir adalah Ruang Katarsis.
Ruangan pameran dibuat untuk melampiaskan emosi negatif manusia ke seni. Pengunjung bebas melukis apapun yang mereka rasakan di media yang disediakan.
"Dalam pameran ini, pengunjung diajak untuk berkelana dengan imajinya tanpa ada batas. Karya-karya dalam pameran ini dapat di telaah sesuai dengan perasaan yang muncul dalam diri, sehingga proses telaah rasa mampu tercapai," ujar Kinan.
Disuguhkan berbagai macam karya seni lukis yang unik dan nyentrik, mampu membuat pengunjung merasakan relasi pada esensi yang diciptakan seniman dalam karyanya. **Vol
Berita Terkait :
- Imigrasi Deportasi Dua WNA Pakistan Minta Sumbangan di Rohul0
- Jalur Medan-Berastagi Macet Total Terhalang Beton Tumbang Timpa Truk0
- Gubernur Riau Perjuangkan Nasib THL dan Peningkatan Layanan Kesehatan0
- PDRB Riau Terbesar di Luar Pulau Jawa, Ekonomi Tumbuh 4,72 Persen0
- Berikut Masalah Masalah Hukum Bisa Diselesaikan Lewat Aplikasi Halo JPN0
_Black11.png)









