- Bupati Asmar Buka Festival Lari di Atas Tual Sagu, Tradisi Unik Meranti Didorong Jadi Potensi Budaya
- Syahrul Aidi Apresiasi Walkout Indonesia Saat Netanyahu Hadir di Sidang Umum PBB
- Hendry Munief Dukung Pembentukan Politeknik Teknologi Modern Indonesia di Riau
- Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
- PT Mahakarya Kayu Indah Buka Kemitraan
- Panitia Matangkan Persiapan Sirkuit FORKI Riau Open Karate Kid Serie 3
- Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
- Komisi VII DPR RI Soroti Efisiensi dan Dampak Ekonomi Kawasan Industri
- Hanya Pakai BPJS RS Zainab Selamatkan Nyawa Keluarga Besar JMSI Riau
- Air Mata Haru di Tanah Suci, Perhatian dari Pemko Pekanbaru untuk Jemaah Haji
Air Mata Haru di Tanah Suci, Perhatian dari Pemko Pekanbaru untuk Jemaah Haji
Advertorial
8.jpg)
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Suasana hangat terasa di Jawharat Altalayie Hotel, kawasan Syisyah, Kota Makkah, Kamis (14/5/2026) waktu setempat.
Di tengah ribuan jemaah yang tengah mempersiapkan diri menyambut puncak ibadah haji, rombongan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hadir membawa sesuatu yang sederhana namun begitu berarti bagi para tamu Allah, perhatian dan rasa peduli.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, datang menemui langsung jemaah asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam Kloter 3 dan 4. Ia didampingi sang istri, Dr Sari Rahmawati, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Hazli Fedriyanto bersama istrinya, Ria Novianti.
Kedatangan mereka bukan sekadar kunjungan seremonial. Di hotel tempat para jemaah beristirahat itu, Markarius ingin memastikan satu hal penting, warga Pekanbaru yang tengah menjalankan rukun Islam kelima berada dalam kondisi baik dan tetap semangat menghadapi rangkaian ibadah yang masih panjang.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, agar pemerintah kota memastikan kondisi jemaah asal Pekanbaru yang saat ini berada di tanah suci.
Di ruang pertemuan hotel, suasana penuh keakraban begitu terasa. Markarius menyapa satu per satu jemaah, mendengarkan cerita mereka, menanyakan kondisi kesehatan, hingga memastikan kebutuhan selama berada di Makkah terpenuhi dengan baik.
Ia memahami, fase menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina merupakan perjalanan yang tidak ringan, terutama bagi jemaah lanjut usia.
“Jamaah harus tetap bahagia, banyak bersyukur, makan dan minum yang cukup serta menjaga kesehatan. Jangan terlalu memaksakan diri karena perjalanan ibadah masih panjang menuju Arafah dan Mina,” kata Markarius di hadapan para jemaah.
Kalimat itu terdengar sederhana, namun bagi para jemaah yang berada ribuan kilometer dari kampung halaman, perhatian dari pimpinan daerah menghadirkan rasa tenang tersendiri.(advertorial)**
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









