- Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 64 Tahun di Inhu Masuk DPO Polisi
- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
Bintan Buka Pintu untuk Wisatawan Singapura Mulai 21 April

(Republika)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan Kepulauan Riau siap dibuka kembali pada 21 April mendatang melalui safe travel corridor untuk wisatawan asal Singapura. Sandiaga menyebut nantinya akan ada dua zona yang akan disiapkan, yaitu Nongsa dan Bintan Lagoi.
Kedua zona akan dibuka lewat pintu masuk utama dengan orbitasi 20 kilometer (Km) dari Singapura dengan waktu tempuh 40 hingga 60 menit khusus ke Batam dan Bintan.Lalu, dari akses langsung (direct access), terdapat rute yang menghubungkan dari pelabuhan ferry Singapura menuju Pelabuhan Nongsapura di Batam dan Bandar Bintan Telani di Lagoi Bintan.
"Saya sudah mencoba semua rute dan ini bisa segera kita persiapkan untuk pembukaan safe travel corridor dengan Singapura," imbuh dia dikutip dari rilis, Senin (22/3).
Sandiaga memastikan baik Nongsa dan Bintan Lagoi memiliki aksesibilitas, amenitas, dan atraksi yang lengkap dan penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability).
Untuk wisatawan asing yang nantinya masuk ke dua zona tersebut, diharapkan melakukan test PCR terlebih dahulu. Lalu, pada saat kedatangan wisatawan akan melalui proses testing GeNose."Setelah itu akan ada aplikasi dimana kita bukan hanya bisa men-trace, tapi juga men-tracking movement wisatawan," ujarnya.
Dalam kesempatan sama, ia menjelaskan akibat pandemi terjadi penurunan pada industri akomodasi serta makanan dan minuman (mamin) hingga minus 41,01 persen. Harap maklum, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri pada 2020 terkontraksi hingga minus 85,6 persen.
Oleh karena itu, ia mendorong Pemprov Kepri untuk mempersiapkan paket-paket wisata menarik jelang pembukaan safe travel corridorAdapun kebijakan pemberian akses bebas visa kunjungan dan visa kunjungan bagi WNA masih dalam proses konsolidasi dengan Kementerian Hukum dan HAM.
Dia berharap Kemenkumham dapat segera memberikan akses tersebut untuk keperluan pilot project safe travel corridor. "Kita harapkan bisa bergerak cepat untuk menyiapkan safety travel corridor, terutama dari segi pengetatan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, 3M, 3T, dan vaksinasi," pungkasnya.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- Penggugat PKPU Sepatu Bata Ternyata Bekas Karyawan0
- Harga Emas Antam 23 Maret, Turun ke Rp.929 Ribu0
- PLN Perpanjang Diskon Tagihan Sampai Juni 20210
- Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Buka di Semarang0
- Minyak Menguat Pada Akhir Pekan Kemarin0
_Black11.png)









