- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
- BPS Meranti Kejar Target Sensus Ekonomi 2026, Capaian Sudah di Atas 95 Persen
- Pemadaman Listrik Berulang di Meranti Diadukan ke Polres, LSM BPKP Minta Pemeriksaan
- Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
- Sepekan Tangani Karhutla, Kapolres Meranti dan Personel Gabungan Cek Kesehatan
- Pemkab Kepulauan Meranti Hormati Proses Hukum Terkait Penggeledahan Bagian Umum
- Bupati Asmar Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari
DINKES Provinsi Riau Gelar Fokus Group Discussion Kordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

Camat pasir penyu Aldiar Susenra saat memberikan sambutan di hadapan para Group Discussion Kordinasi penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat bertempat di aula Puskesmas Air Molek
INHU ,VokalOnline.Com. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau menggelar acara Focus Group Discussion Kordinasi penyelenggaraan Kabupaten atau kota sehat di kecamatan Pasir Penyu bertempat di aula Puskesmas Air molek.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Pasir Penyu Aldiar Susenra,S.STP,MSI,perwakilan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu,Sandra,SKM,MKM,nara sumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau Elsie Yunita,Kepala Puskesmas Air molek,Arif Triwardoyo,SKM,serta para Lurah dan Kades se kecamatan Pasir Penyu.
Camat Pasir Penyu Aldiar Susenra pada sambutan nya sekaligus membuka acara Focus Group Discussion Kordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat untuk kecamatan Pasir Penyu tahun 2022 mengatakan bahwa Forum Discussion ini membahas suatu hal yang ditentukan arah temu nya sehingga dapat dirumuskan suatu kebijakan ataupun langkah langkah untuk mengantisipasi terhadap permasalahan sesuai dengan diskusi ini.
Ditambahkan nya lagi bahwa Kabupaten/Kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih,nyaman,aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah,katanya.
Tercapainya Kabupaten/kota yang bersih dan sehat untuk dihuni sebagai tempat untuk bekerja dan berkarya bagi warganya dengan terlaksananya beberapa program pembangunan berwawasan kesehatan sehingga dapat meningkatkan sarana produktifitas perekonomian masyarakat dan itu merupakan salah satu yang diharapkan.
Elsie Yunita selaku nara sumber ditemui wartawan usai acara mengatakan bahwa ada 14 kecamatan di Indragiri Hulu akan dilaksanakan pembinaan dan dibagi menjadi dua tim,yang mana kedua tim ini masing masing sudah menjalan kan enam kecamatan.
Pada tahun 2022 ini ada previkasi tingkat provinsi,maka dari itu dilakukan previkasi tingkat Kabupaten/Kota untuk bisa ikut nantinya ditingkat Nasional pada tahun 2023.
Hasil dari penilai itu didapat dari previkasi dokumen dan hasil peninjauan dilapangan dan apabila nantinya sudah selesai semua baru diumumkan hasil nya.
Elsie berharap dengan adanya pembinaan ini kedepan nya Kabupaten/kota dan kecamatan serta desa untuk senantiasa lebih bagus dan mudah mudahan kabupaten Indragiri Hulu bisa menjadi Kabupaten penyelenggaraan kota sehat.(War)
Berita Terkait :
- Preemtif Operasi Zebra, Ini Yang Dilaksanakan Satlantas Polres Inhu0
- Puluhan Personel Polres Inhu Tes Urine Narkoba, Ini Hasilnya0
- Maulid Nabi dan Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan di Mapolres Inhu Khidmat0
- Mantan Napi Lulus JPTP di Inhu, Alhamran: Riswidiantoro Disuruh Daftar Atau Keinginan Sendiri?0
- Edarkan Sabu, Warga Kota Lama Dibekuk Polsek Rengat Barat 0
_Black11.png)









