- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Dokter Anestesi Palestina Lulusan UNS RI Tewas Kena Bombardir Israel

Puluhan tenaga medis termasuk dokter di Jalur Gaza Palestina tewas akibat gempuran Israel sejak perang dengan Hamas pada 7 Oktober lalu. (AFP/SAID KHATIB)
Jakarta, VokalOnline.Com - Seorang dokter anestesi Palestina lulusan universitas di Indonesia, Mueen Al Shurafa, tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza.
Kabar duka itu disampaikan Aan Kusumandaru dalam unggahannya di X pada Senin (6/11). Aan diketahui merupakan rekan satu almamater Al Shurafa.
"Innalillahi wainaillahirajiun. Telah berpulang dr Mueen Al Shurafa, spesialis anestesi palestine lulusan indonesia," kata Aan dalam akun X pribadinya.
Menurut Aan, rumah rekan sejawatnya itu terkena bom pasukan Israel yang masih melancarkan gempuran membabi buta ke Jalur Gaza imbas perangnya dengan Hamas sejak 7 Oktober lalu.
Aan pun membagikan percakapan terakhirnya dengan sang dokter kala kondisi internet di daerah kantong itu membaik usai sempat terputus.
Pada 27 Oktober, jaringan komunikasi di Gaza mati total seiring dengan pernyataan Israel yang hendak memulai serangan intensif di darat dan udara Gaza. Beberapa hari berikutnya komunikasi baru perlahan pulih.
Mueen Al Shurafa merupakan lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo. Dikutip dari detikJateng, nama aslinya ialah Elshurafa Mueen Zayed.
Ia kelahiran 1970, yang berkuliah di program studi Anestesiologi dan Reanimasi, Fakultas Kedokteran UNS tahun 2013. Al Shurafa lulus dari UNS pada 2018 dan kembali ke Palestina untuk mengabdikan diri sebagai dokter.
Statusnya sebagai lulusan UNS ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak UNS.
"Iya, beliau lulusan sini anestesi," kata Dekan Fakultas Kedokteran UNS, Reviono, saat dikonfirmasi detikJateng.
Korban tewas akibat agresi brutal Israel di Jalur Gaza, Palestina, selama satu bulan terakhir telah melebihi jumlah korban meninggal dunia dalam perang Rusia vs Ukraina yang berlangsung pecah 2022 lalu.
Per Senin (7/11), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sebanyak 10.022 warga Palestina tewas imbas serangan Israel di Gaza, dengan 4.104 di antaranya merupakan anak-anak dan 2.641 lainnya perempuan.(fit)**
Berita Terkait :
- Seberapa Kuat Hamas Bertahan Melawan Gempuran Israel di Gaza?0
- DK PBB Gelar Rapat Hari Ini agar Israel Setop Gempur Gaza0
- PM Anwar Ibrahim Bertemu Erdogan, Bahas Palestina Sampai 2 Jam0
- Bantuan dari Mesir Masuk Jalur Gaza, AS Desak Perbatasan Tetap Terbuka0
- Perang vs Hamas Memanas, Israel Bombardir Masjid Tepi Barat Palestina0
_Black11.png)









