- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
Dua Perempuan Ugal-ugalan di Fly Over Sudirman Diamankan Polisi

Dua wanita di Pekanbaru saat berada di Polresta Pekanbaru karena berkendara ugal-ugalan. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Dua perempuan di Pekanbaru, CI (18) dan PU (22), berurusan dengan kepolisian setempat karena ulah nekatnya saat berkendara di fly over Jalan Jenderal Sudirman. Selain tidak memakai helm, CI juga dibonceng PU dengan menghadap ke belakang.
Selain itu, CI juga memainkan telepon genggam di tengah ramainya jalan protokol ibu kota Provinsi Riau. Aksi ugal-ugalan keduanya ini direkam seorang warga hingga viral di media sosial.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Komisaris Angga Wahyu Prihantoro menyebut keduanya sudah dibawa ke kantor. Keduanya sudah meminta maaf atas aksi tersebut.
"Kedua pengendara ini diamankan karena berkendara secara ugal-ugalan, yakni penumpang sepeda motornya duduk dengan cara membelakangi pengendara sambil memainkan handphone," kata Angga, Rabu siang, 11 Mei 2022.
Angga menjelaskan, keduanya merupakan warga Kecamatan Tenayan Raya. Keduanya melakukan aksi ugal-ugalan pada Senin malam, sekira pukul 21.30 WIB.
Angga menyatakan kedua perempuan berhijab itu tidak menggunakan helm saat melintas di fly over Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Nangka (Tuanku Tambusai).
"Setelah viral di media sosial, personel Polresta Pekanbaru langsung mencari keduanya dan ditemukan sehari berikutnya," jelas Angga.
Setelah dibawa ke Polresta, keduanya diberikan edukasi oleh petugas soal pentingnya mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
Petugas juga memanggil orang tua kedua pelaku dan diminta agar lebih mengawasi anaknya dalam memberikan izin menggunakan sepeda motor.
"Orang tua agar mengawasi anaknya dalam memberikan fasilitas dan izin berkendara apalagi pada malam hari, karena berkendara ugal-ugalan selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan pengguna jalan lainnya," tegas Angga.
Angga mengungkapkan, pengakuan kedua pelaku, mereka melakukan aksinya dengan tujuan untuk membuat konten media sosial.
"Demi konten, pengakuan keduanya," ucap Angga.***
Berita Terkait :
- BBKSDA Rawat Bayi Beruang Ditinggalkan Induk0
- Imigrasi Deportasi Dua WNA Pakistan Minta Sumbangan di Rohul0
- Operasi Ketupat Selesai, Ratusan Kejahatan Terjadi Menjelang dan Sesudah Lebaran di Riau0
- Kapolsek Kuantan Mudik Lakukan Penindakan PETI di Desa Luai 0
- PDRB Riau Terbesar di Luar Pulau Jawa, Ekonomi Tumbuh 4,72 Persen0
_Black11.png)









