- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Ibu Beranak Tiga Ketagihan Curi Amplop Pengantin, Begini Jadinya

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Personel Polsek Tenayan Raya menangkap ibu rumah tangga inisial SA. Ibu tiga anak ini menjadi tulang punggung keluarga sejak ditinggalkan suami dengan mencuri amplop berisi uang di pesta pernikahan.
"Suaminya ada di Rutan karena kasus narkotika sejak tahun 2019," kata Kepala Polsek Tenayan Raya Komisaris Manapar Situmeang, Selasa siang, 15 Februari 2022.
Manapar menjelaskan, SA sudah tiga kali mencuri di pesta pernikahan warga. Sasarannya adalah cincin dan amplop yang selalu diberikan tamu undangan ke kedua mempelai.
"Pertama beraksi di Panam, ada video tapi warga tak membuat laporan," kata Manapar.
Tersangka beraksi kedua kalinya di Jalan Lili Satu, Kecamatan Sukajadi. Ketiga beraksi di Jalan Budi Luhur dan tertangkap basah oleh warga.
"Yang ketiga ini korban tidak membuat laporan, tapi yang kedua ada laporan di Sukajadi sehingga dia kami tangkap karena sudah berulang kali," jelas Manapar.
Dalam aksinya, tersangka berpura-pura menjadi salah satu keluarga mempelai. Saat pesta akan usai, tersangka masuk ke kamar pengantin mengambil barang berharga.
Aksi ketiganya ketahuan karena kamar pengantin terkunci dari dalam. Keluarga pengantin lalu memergoki tersangka keluar.
"Dia mengaku baru ganti pakaian," ucap Manapar.
Dari tersangka, petugas menyita belasan amplop yang diambil tersangka dari kamar pengantin. Turut juga disita sebuah cincin dan alat untuk membongkar kotak amplop.
Belasan amplop yang diambil tersangka berisi uang Rp2,3 juta. Kemudian ada uang tunai Rp1,2 juta diduga hasil kejahatan di tempat lain dan dua lembar Ringgit Malaysia.
Kepala penyidik, tersangka mengaku terpaksa mencuri untuk kebutuhan sehari-hari.
"Ini modus saja, mohon maaf, tukang bakso saja berpenghasilan Rp100 ribu per hari tidak mencuri," tegas Manapar.
Manapar menyebut tersangka berurusan dengan Polsek pada 13 Februari 2022. Setiap beraksi, tersangka menggunakan sepeda motor dan mencari lokasi pesta pernikahan. (syu)
Berita Terkait :
- Pekanbaru Kembali Berada Pada Level 3 Covid-190
- LBH Ananda Sosialisasikan UU RI Nomor 35 Tahun 20190
- Warga Binaan Rutan Pekanbaru Rutin Ikuti Pembinaan Kerohanian0
- Pak Kapolres Tolong Tangkap Pereman Yang Nyerang Rumah Saya di Sencalang0
- Dulu Curi Genset, Kini Masuk Penjara Lagi Setelah Bongkar Rumah0
_Black11.png)









