- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Kapolres Sebut Kasus Bully di Cilacap Jadi Perhatian UNESCO

Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto mengaku kasus bully yang menimpa siswa SMP menjadi perhatian UNESCO.
Jakarta, VokalOnline.Com - Kapolresta Cilacap Kombes Fannky Ani Sugiharto mengaku kasus bully yang menimpa siswa SMP menjadi perhatian UNESCO.
Ia bahkan ditelepon oleh staf presiden, kapolri, panglima TNI dan menteri PMK.
Sebab itu, untuk menindaklanjuti masalah tersebut, ia mengumpulkan perangkat desa serta guru salah satu SMP di Cimanggu.
Pertemuan digelar di aula Polresta Cilacap. Selain perangkat desa dan guru, perwakilan Kajari, Dandim 0703 Cilacap, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cilacap, hadir.
"Terima kasih sudah pada hadir dari guru maupun perangkat desa. Karena ini perlu kami koordinasikan bersama setelah beredar aksi penganiayaan," kata Fannky saat memimpin rapat, dilansir detikJateng, Rabu (27/9).
Fannky merasa prihatin atas adanya kejadian tersebut, apalagi mendapat perhatian dari pusat. Fannky mengaku ditelepon langsung oleh sejumlah pejabat.
"Kenapa kami kumpulkan bapak ibu sekalian. Sebab saya tadi ditelepon Staf Presiden, Panglima TNI, Kapolri, lalu Menteri PMK karena kasus ini mendapat perhatian dari UNESCO," terangnya.
Hingga berita ini ditulis, proses koordinasi masih dilakukan. Setelah rapat akan dilanjutkan dengan ungkap kasus tentang kejadian penganiayaan oleh siswa SMP yang kejadiannya viral di media sosial.(fit)**
Berita Terkait :
- Saksi Ungkap Duit Dana Taktis Rafael Alun sebagai Konsultan Pajak0
- Rapat TPN Ganjar, Megawati Disebut Bicara soal Dansa Politik0
- Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir0
- Kapolri Tunjuk Irjen Achmad Kartiko Jadi Kapolda Aceh0
- Awal Mula Isu Prabowo Cekik Wamen saat Rapat Kabinet di Istana0
_Black11.png)









