- Menghadapi Tekanan Eksternal: Bagaimana Industri Tekstil Indonesia Bisa Kembali Unggul
- Ketua APPSI Inhil Sampaikan Keluhan dan Pertanyaan Soal Kendala Perkebunan Sawit pada Diskusi Publik
- Hari Pers Nasional 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers
- Anggota DPR RI Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan Tokoh Siak: Bahas Berbagai Hal
- Siswa SMKN 1 Rengat Barat Kini Dapat Belajar Lebih Optimal dengan Ruang Praktik Baru
- Hiburan Malam di Pekanbaru Dilarang Beroperasi selama Ramadan
- Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut
- Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati di Desa Mekar Baru Rangsang Barat
- Pelayanan Prima Polri, SKCK hingga BPKB Kini Lebih Cepat, Mudah, dan Bebas Korupsi
- Polres Meranti Gelar Kurve Bersama Polsek linisektor Tampil Dalam Gerakan Indonesia Asri
Mahasiswa Kedokteran UMRI Sosialisasikan PKM Intoleransi Antar Umat Beragama di Indonesia

Sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI saat sosialisasi bertajuk "INTOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA” di Panti Asuhan al muhsinin Pekanbaru, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok Mahasisa FK UMRI
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yang membutuhkan, sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan Al-Muhsinin di Pekanbaru. Kegiatan ini bertajuk INTOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Dilaksanakan di panti asuhan al muhsinin, waktu pelaksanaannya Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa kedokteran untuk meningkatkan kesadaran sosial dan peduli terhadap kondisi anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Sosialisasi dan kunjungan ini dibimbing langsung oleh Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pendamping.
Materi kegiatan disampaikan oleh tim mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI yang terdiri dari Nadiya pratiwi yube, Alya rahmadani, Nike tisesa, Reisha khairani rianda, Jelita pija alqudriani,Shafa zaharani, Novia anggini putri, Clarissa vania, Fathia deanova , Fatih ardhi dan juga Pimpinan Panti Asuhan Joni P.
Para peserta, anak - anak panti asuhan al muhsinin, tampak sangat antusias berinteraksi dengan anak-anak Panti Asuhan Al-Muhsinin. Dalam sesi kunjungan, mahasiswa mengajak anak-anak untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka, serta memperkenalkan nilai-nilai penting tentang empati, kepedulian, dan rasa saling membantu antar sesama.
Mahasiswa pemateri juga menekankan pentingnya membangun rasa saling menghargai, memberikan kasih sayang, serta mendukung anak-anak panti asuhan untuk terus bersemangat dalam menghadapi kehidupan, meskipun mereka tidak memiliki keluarga inti seperti kebanyakan anak lainnya.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa peduli yang lebih dalam di kalangan anak- anak, serta mengajak mereka untuk lebih aktif dalam membantu sesama, terutama mereka yang kurang beruntung," kata nadiya.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dengan berbagai aktivitas, seperti bermain bersama, mendongeng, serta berbagi pengalaman antara mahasiswa dan anak-anak panti. Banyak anak yang menunjukkan antusiasme tinggi, bertanya kepada mahasiswa tentang kehidupan di luar panti, dan saling berbagi cerita dengan gembira.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan sejumlah hadiah kepada anak-anak yang aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Diharapkan, hal ini dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk terus berprestasi dan merasa dihargai.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI dan anak-anak Panti Asuhan Al-Muhsinin. Melalui program PKM Intoleransi Antar Umat Beragama di Indonesia, diharapkan kesadaran sosial remaja terhadap anak-anak di panti asuhan semakin meningkat, dan mereka dapat lebih peduli serta terlibat dalam kegiatan sosial yang positif.(**)
Berita Terkait :
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
_Black11.png)









