- Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
- 600 Atlet INKANAS Berlaga di GDR Open Championship 1 Riau, Matangkan Persiapan Menuju Piala Kapolri
- Kasus ISPA di Meranti Capai 6.825 Kasus, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
- Cegah Masalah Hukum, Pemkab Meranti dan Kejari Ingatkan Kades Tertib Kelola Dana Desa
- Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
- Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI saat Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
- Persiapan Capai 99 Persen, Kejuaraan Karate GDR Championship Siap Digelar di Pekanbaru
- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- DPRD Pekanbaru Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas,
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
Meski di Riau Heboh Belajar Online Di Meranti Tetap Belajar Tatap Muka

Meranti, VokalOnline.Com - Meskipun Dinas Pendidikan provinsi Riau mengeluarkan surat edaran kepada kepala SMA/SMK dan SLB negeri dan swasta di Provinsi Riau, terkait penyesuaian Proses Belajar Mengajar (PBM) pada masa kabut asap. Surat edaran tersebut tertanggal 6 Oktober dan ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Riau, Dr Kamsol Namun di Kepulauan Meranti Riau tetap Belajar Tatap Muka.
" Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SMA dan SMK Begitu di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti tetap Belajar tatap muka tidak secara online sesuai edaran di Provinsi Riau," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti H Suardi MPd Kepada Media ini Senin (9/10/2023) saat di jumpai.
Menurut Suardi pula, saat ini wilayah Kepulauan Meranti tidak berdampak atas kabut Asap dan wilayah kita tetap aman saja makanya kita tetap belajar tatap muka seperti biasanya.
" Maka dari itu kita minta semua Kepala Sekolah agar tetap belajar tatap muka seperti biasanya," jelasnya.
Adapun isi surat tersebut yakni, berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau saat ini menunjukkan kualitas udara dengan level "TIDAK SEHAT". Sehubungan dengan hal tersebut diminta perhatian kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
1. Terhitung mulai Senin, 9 Oktober 2023 Proses Belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan secara "Daring" dari rumah yang sistem pelaksanaannya diatur oleh satuan pendidikan masing-masing.
2. Setiap kepala satuan pendidikan memastikan PBM secara daring dapat berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan capaian pembelajaran.
3. Menghimbau siswa-siswi beserta guru dan tenaga kependidikan untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta selalu memakai masker dalam beraktifitas di luar rumah.
4. Mengurangi kegiatan/ aktifitas siswa di luar rumah.
5. Berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah setempat (Wilayah I,II,III, IV) apabila terjadi sesuatu hal di satuan pendidikan yang memerlukan sebuah kebijakan.
6. Apabila Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada masing masing wilayah Kabupaten/Kota sudah membaik, agar Saudara kembali melaksanakan Proses Belajar Mengajar di sekolah seperti biasa/ Luring.
7. Dengan terbitnya surat edaran ini, maka surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau No. 420/Disdik/2/2023/26502 tanggal 5 Oktober 2023 tentang Dampak Asap pada Proses Belajar Mengajar (PBM) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.(Bom)**
Berita Terkait :
- Plt Bupati Asmar Ingatkan Bahaya Narkoba ke Siswa0
- Kualitas Udara Tidak Sehat, Pelaksanaan Sekolah di Riau Dilaksanakan Daring0
- Panitia Lomba Baca Puisi Dan Karya Tulis SMP-SMA Sederajat HUT Rohil Ke 24,Gelar Rapat Persiapan0
- Staf Ahli Bupati Meranti Hadiri Maulid Nabi di Desa Sendaur0
- Program Rutin Minggu Kasih, Polres Meranti Duduk Bersama Komunitas Warga Batak Selatpanjang0
_Black11.png)








