- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
Moeldoko: Wanita Hendak Terobos Istana Pakai Pistol Rakitan
.jpg)
Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan perempuan yang berusaha menerobos penjagaan Istana Kepresidenan Jakarta membawa senjata rakitan.
Jakarta, VokalOnlineCom - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan perempuan yang berusaha menerobos penjagaan Istana Kepresidenan Jakarta membawa senjata rakitan.
Moeldoko menyebut aparat keamanan sudah mengecek senjata api yang dibawa perempuan itu.
"Sementara ini individu, tetapi senjatanya memang senjata rakitan ya. Itu ada selongsongnya, tetapi proyektilnya tidak ada. Itu lagi didalami semua," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/10).
Moeldoko mengatakan kepolisian juga sedang mengecek identitas perempuan tersebut. Ia menyebut ada perbedaan antara identitas yang disebutkan perempuan itu dengan kartu identitas yang ada.
Mantan Panglima TNI itu berkata kepolisian juga akan mendalami motif perempuan tersebut lewat pemeriksaan psikologi.
"Memang akan dicek lagi oleh psikologi nanti seperti apa ya," ujarnya.
Moeldoko membantah kejadian ini merupakan kebobolan pihak keamanan. Menurutnya, hal ini justru menunjukkan aparat sigap dalam melakukan pengamanan di ring satu.
Sebelumnya, seorang perempuan membawa senjata api dan berusaha menerobos pengamanan istana. Hal itu diketahui dari foto dan video yang beredar di media sosial.
Polda Metro Jaya dan Paspampres mengonfirmasi kejadian tersebut. Perempuan tersebut telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif.
Paspampres menyatakan bahwa perempuan yang membawa pistol tidak sampai memasuki Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Komandan Paspampres Marsda Wahyu Hidayat mengatakan anggotanya sigap mengamankan perempuan tersebut ketika gerak-geriknya sudah mencurigakan.
"Perempuan tersebut tidak menerobos istana, tetapi justru berawal dari kewaspadaan anggota kami (Paspampres)," kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Selasa (25/10).**vol/jn
Berita Terkait :
- Gubri Melihat Langsung Kawasan Industri Halal Sidoarjo0
- Radio Swara Kampar Raih Penghargaan Terbaik III Nasional0
- Lepaskan Presidium FPII0
- Asrafaber: Penolakan Bank Syariah Karena Alasan Politis0
- Tolak Kunjungan Gubri, Azharisman Rozie: Bupati HM Adil Perlu Diberikan Pelajaran Pemerintahan 0
_Black11.png)








