- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
- Plt Bupati Kuansing Tinjau Kesiapan Tepian Narosa Jelang Festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Festival Pacu Jalur 2026 Siap Digelar, Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Rakyat
- Mensos Komit Hadiri Pembukaan Pacu Jalur 2026 dan Resmikan Sekolah Rakyat di Kuansing
- Kejari Inhu Dalami Laporan Dugaan Gratifikasi dalam Konflik Lahan Petani dan PT SBP
- Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026, Ajak Kedepankan Pendekatan Humanis
- Menjelang H-15 Festival Pacu Jalur Nasional 2026, Sebanyak 59 Jalur Sudah Mendaftar Ke Panitia
- Ringankan Beban Desa, Pemkab Kuansing Kembali Buka Keterlibatan Sponsor Pacu Jalur
- Di Rencanakan Menteri Sosial Buka Pacu Jalur Event Nasional 2026
- Perhelatan Pacu jalur Event Nasional 2026 Harus di Persiapkan Secara Matang, Meriah dan Aman
Ringankan Beban Desa, Pemkab Kuansing Kembali Buka Keterlibatan Sponsor Pacu Jalur
Advertorial

Kuansing, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memastikan akan kembali membuka peluang keterlibatan sponsor jalur pada penyelenggaraan Festival Pacu Jalur (FPJ) 2026. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap desa-desa pemilik jalur yang selama ini menanggung biaya besar untuk pembuatan, perawatan, hingga operasional mengikuti festival budaya terbesar di Riau tersebut.
Kepastian itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin, saat memimpin Rapat Umum Festival Pacu Jalur 2026 di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati Kuansing Senin (3/8 2026).
Menurut Muklisin, pemerintah akan mengevaluasi sekaligus merevisi Peraturan Bupati yang sebelumnya melarang penyebutan nama sponsor jalur. Kebijakan itu dinilai perlu disesuaikan setelah banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan keterlibatan sponsor kembali diperbolehkan.
"Setelah kami menerima berbagai masukan dari masyarakat, pemerintah memandang perlu melakukan penyesuaian terhadap regulasi tersebut. Sponsor selama ini terbukti membantu meringankan biaya yang harus ditanggung desa-desa pemilik jalur. Karena itu, kami akan merevisi aturan agar pelestarian budaya Pacu Jalur tetap berjalan tanpa membebani masyarakat," ujar Muklisin.
Ia menegaskan, keberadaan sponsor bukan sekadar media promosi bagi perusahaan, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi dunia usaha dalam menjaga warisan budaya daerah yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Menurutnya, biaya pembuatan hingga persiapan sebuah jalur tidaklah sedikit. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dinilai menjadi solusi untuk menjaga keberlangsungan Festival Pacu Jalur tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang melekat pada tradisi tersebut.
"Yang ingin kita jaga adalah keseimbangan antara pelestarian budaya dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Pemerintah ingin Festival Pacu Jalur semakin berkembang, namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi yang menjadi identitas Kabupaten Kuantan Singingi," tambahnya.
Muklisin juga menegaskan, Festival Pacu Jalur merupakan ikon budaya sekaligus aset pariwisata daerah yang harus terus dikembangkan melalui sinergi berbagai pihak.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kuansing, Muradi, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersama panitia pelaksana bekerja maksimal dalam mempersiapkan Festival Pacu Jalur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 23 Agustus 2026.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan.
"Festival Pacu Jalur bukan hanya agenda budaya, tetapi juga menjadi etalase pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi. Karena itu, setiap OPD harus menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya agar penyelenggaraan tahun ini berlangsung sukses dan semakin meningkatkan citra Kuansing sebagai destinasi wisata budaya unggulan," kata Muradi.(ADV)**
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









