- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
Syaiful Anam – Agus Suprijadi Pimpin JMSI Jatim

VokalOnline.Com - Rapat Pleno pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim di Graha wartawan PWI Jatim, Jum’at (19/8/2022) memutuskan Syaiful Anam sebagai Ketua dan Agus Suprijadi sebagai Sekretaris JMSI Provinsi Jatim periode Syaiful Anam – Agus Suprijadi Pimpin JMSI Jatim2022-2025.
Pleno yang dihadiri pengurus JMSI Jatim, pembina JMSI Jatim DR. Methiana Indrasari, MSi, dan beberapa pengurus Cabang JMSI di Jatim membahas pergantian Ketua JMSI Jatim, Eko Pamuji yang kini menjabat Sekjen JMSI Pusat.
Syaiful Anam sebelumnya menjabat Sekretaris JMSI Jatim. Pria berkumis itu merupakan pemimpin perusahaan media online : jatimpos.co dan juga sebagai Wakil Ketua PWI Jatim. Sedangkan Agus Suprijadi dari media online : memorandum.co.id sebelumnya sebagai Wakil Ketua JMSI Jatim Bidang Pengembangan Konten dan IT.
“Ini kehendak teman-teman memilih kami. Karena itu kami perlu dukungan dan kerjasama untuk menjalankan organisasi,” ucap Syaiful Anam setelah terpilih.
Menurut Syaiful Anam, JMSI merupakan organisasi perusahaan media siber yang telah menjadi konstituen Dewan Pers. Karena itu tatanan perusahaan yang memenuhi standar perusahaan pers perlu terus dijaga sehingga menghasilkan produk pers yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Beda dengan produk medsos yang sulit pertanggungjawabannya. Perusahaan pers dijamin oleh Undang-Undang. Karena itu harus terus berupaya update mengikuti ketentuan UU di negara kita,” ujarnya.
Ia juga bakal melakukan pembinaan dan pendampingan kepada media khususnya anggota JMSI di Jatim agar perusahaannya sesuai standar perusahaan pers. “Tak lupa juga konten atau isi pemberitaan, harus sesuai standar produk jurnalistik, bukan medsos apalagi hoaks,” tambahnya.
Sementara itu Eko Pamuji menyatakan “pamit” sebagai Ketua JMSI Jatim karena saat ini dipercaya untuk menjadi Sekjen JMSI Pusat. “Mohon maaf jika ada salah dan kekurangan,” paparnya.
Namun demikian Eko Pamuji berjanji akan tetap mensupport JMSI Jatim bersama JMSI Provinsi lainnya diseluruh Indonesia. Sebelum rapat pleno JMSI Jatim dilakukan Raker dan Pengukuhan Pengurus JMSI Kabupaten Sumenep. “Ini istimewa, karena terakhir saya mengukuhkan JMSI Kabupaten/Kota di Jatim,” ujar Eko Pamuji. *
Berita Terkait :
- Inilah 5 Presiden Termiskin di Dunia, Tolak Uang Pensiun Sampai Ada yang Tidur di Gubuk Reyot0
- Erick Thohir Resmikan Jembatan Yang Menghubungkan Dua Desa di Banten0
- KOKESRA Terbentuk, Tiada Pilihan Bagi Umat Islam Kecuali Ekonomi Syariah0
- Danramil 05 Kampar Kiri, Peringati Hut RI di Kampung Pancasila Sungai Potai Bersama Masyarakat 0
- Presiden Jokowi Sampaikan Lima Agenda Besar0
_Black11.png)









