- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Tak Ingin Kepala BPKAD Lolos, Jaksa Kuansing Terbitkan Sprindik Baru Untuk Keken

Ilustrasi.
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kejari Kuansing) Hadiman menerima putusan praperadilan yang menggugurkan status tersangka dugaan korupsi SPPD fiktif Kuansing, Hendra AP alias Keken. Dia menyebut bakal mempelajari dan memperbaiki kekurangan penyidik.
Hanya saja, pimpinan tertinggi di Kejari Kuansing itu tidak mau melepas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asetat Daerah (BPKAD) itu. Pasalnya, Hadiman kembali mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terhadap Hendra.
"Sudah terbitkan Sprindik baru, terhitung 6 April 2021," kata Hadiman dihubungi wartawan dari Pekanbaru.
Selain Sprindik baru, Hadiman juga menyebut penyidik Pidana Khusus Kejari Kuansing sudah melayangkan panggilan kepada Hendra AP. Panggilan ini untuk diminta keterangan sebagai saksi.
"Jadwalnya Jum'at ini, 9 April 2021, jam 10 pagi," kata Hadiman.
Selain Hendra, penyidik memanggil sejumlah pegawai di BPKAD Kuansing. Hadiman berencana memeriksa seluruh pegawai di sana untuk mencari pihak bertanggungjawab.
"Sebelum praperadilan, baru periksa 25 orang. Dalam aturan diperbolehkan, minimal dua alat bukti baru untuk menetapkan tersangka," kata Hadiman.
Dugaan korupsi SPPD fiktif Kuansing diduga terjadi pada tahun 2019. Jaksa menyebut ada kerugian negara Rp600 juta dari SPPD itu dan bisa bertambah lagi jumlahnya.
Hadiman berani menyebut angka bertambah karena belum menghitung kegiatan perjalanan dinas yang dilakukan BPKAD Kuansing ke Jakarta, Padang dan Kota Batam.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Telukkuantan, Kuansing, menyatakan penetapan tersangka Hendra oleh Kejari setempat tidak sah. Hakim memerintahkan jaksa mengeluarkan Hendra dari penjara.
Sementara itu, Kejati Riau menghormati putusan pengadilan itu dan meminta Kejari Kuansing melaksanakan. Kejari Kuansing juga diminta menyelesaikan segala administrasi terkait pembatalan status tersangka.
Asisten Intelijen Kejati Riau Raharjo Budi juga sudah meminta pegawai BPKAD Kuansing untuk tidak takut bekerja melaksanakan tugas.
"Karenakan kemarin ada yang takut bekerja karena diperiksa, Pak Wakil Kepala Kejati Riau sudah ke Kuansing dan meminta pegawai tidak takut," kata Raharjo.
Menurut Raharjo, pegawai di BPKAD Kuansing jangan takut bekerja kalau memang tidak ada kesalahan.
"Kalau melakukan yang benar gak usah takut," ucap Raharjo.
Sejak kasus ini bergulir, Kepala Kejari Kuansing dengan Hendra AP selalu perang komentar di media massa. Hendra menilai kasus ini tidak murni penegakan hukum karena ada pesanan dari oknum pejabat di Pemkab setempat.
Hendra juga menuding penegakan hukum karena sakit hati kejaksaan terhadap dirinya. Pasalnya ada oknum jaksa yang disebut mengatur proyek di Pemkab setempat.
Tudingan ini sudah dibantah oleh Kejari Kuansing Hadiman. Dia menyatakan ada puluhan alat bukti dalam kasus ini sehingga menetapkan Hendra sebagai tersangka. (syu)
Berita Terkait :
- PLN Terangi 10 Desa Terpencil di Kepulauan Riau0
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
_Black11.png)









