- Dugaan Gratifikasi di Tengah Konflik Petani dan PT SBP, Kejari Inhu Mulai Periksa Saksi Pelapor
- Suasana Paripurna HUT ke-69 Riau Berubah Semarak Saat Dodi Irawan Bacakan Laksamana Riau
- Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran
- Kapolsek Enok: Swasembada Pangan Dimulai dari Optimalkan Lahan Pekarangan
- Hulu ke Hilir Swasembada Pangan, Polsek Enok Masuk ke Kebun Warga
- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
Tak Mau Jadi Penonton, Pemuda Lirik Siap Ambil Peran di Sektor Migas

Ketua Koperasi Produsen Energi Migas Lirik, Johny S. Mundung
Inhu, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) di bawah kepemimpinan Bupati Ade Agus Hartanto tengah mempersiapkan langkah strategis guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sumur minyak idle (tidak aktif) dan sumur tua di wilayahnya.
Kebijakan ini dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Dalam upaya tersebut, Pemkab Inhu telah menjalin koordinasi dengan SKK Migas Sumbagut dan Pertamina EP Lirik untuk memetakan potensi sekitar 800 sumur idle dan sumur tua yang tersebar di wilayah Kabupaten Inhu.
Menanggapi langkah tersebut, Ketua Koperasi Produsen Energi Migas Lirik, Johny S. Mundung, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sumur tua dan sumur idle di wilayah Kecamatan Lirik.
Kepada wartawan, Senin (4/5/2026), Johny menegaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya memiliki komitmen kuat untuk mengelola sumur-sumur yang tidak lagi berproduksi secara optimal, khususnya sumur tua yang dibangun sebelum tahun 1970. Ia menambahkan bahwa pengelolaan tersebut akan mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tahun 2008 tentang pengusahaan pertambangan minyak bumi pada sumur tua.
"Kami dari Koperasi Produsen Energi Migas Lirik siap berpartisipasi dalam pengelolaan sumur tua dan sumur idle sesuai regulasi yang berlaku," ujar Johny.
Lebih lanjut, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia meminta Menteri ESDM, Gubernur Riau, serta Bupati Indragiri Hulu dapat memberikan rekomendasi agar putra daerah dilibatkan secara langsung dalam pengelolaan sumber daya migas.
"Kami berharap ada keberpihakan kepada masyarakat lokal. Putra daerah harus diberi kesempatan untuk mengelola potensi yang ada di wilayahnya sendiri," tegasnya.
Johny juga menekankan bahwa para pemuda di Kecamatan Lirik tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Mereka ingin berperan sebagai pelaku utama pembangunan, khususnya di sektor energi dan sumber daya alam.
"Kami tidak mau terus menjadi penonton di negeri sendiri. Kami ingin menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek," tambahnya.
Dari sisi kesiapan, Johny memastikan bahwa koperasi yang dipimpinnya telah memiliki badan hukum yang lengkap dan memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi pengelola sumur tua. Selain itu, sumber daya manusia yang dimiliki dinilai sudah memadai dan berpengalaman.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki rekam jejak dalam pengelolaan sumur tua di wilayah Lirik pada periode 2010 hingga 2017, yang menjadi modal penting untuk kembali menjalankan kegiatan tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.
"Kami, pemuda Lirik, menangkap peluang ini dengan membentuk Koperasi Produsen Energi Migas Lirik. Dengan kesiapan yang kami miliki, kami optimistis dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi migas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal di Kabupaten Indragiri Hulu," pungkasnya.**Vol/Ram
Berita Terkait :
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
_Black11.png)









