- Panitia Matangkan Persiapan Sirkuit FORKI Riau Open Karate Kid Serie 3
- Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
- Komisi VII DPR RI Soroti Efisiensi dan Dampak Ekonomi Kawasan Industri
- Hanya Pakai BPJS RS Zainab Selamatkan Nyawa Keluarga Besar JMSI Riau
- Air Mata Haru di Tanah Suci, Perhatian dari Pemko Pekanbaru untuk Jemaah Haji
- Pemko Pekanbaru Pastikan Penanganan Banjir Terus Dilakukan
- Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Program Revitalisasi
- Pemko Pekanbaru Siapkan 23 Ekor Sapi Kurban untuk Iduladha
- Malam Ini, Pemko Pekanbaru Gelar Pawai Takbir Iduladha 1447 H
- Kejutan Salat Id, Rahmad dan Safrika Raih Tiket Umrah dari Pemko Pekanbaru
Warga Usir Pencuri Celana Dalam Wanita di Daerah Tampan Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Seorang pria inisial RR sempat menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Manyar Sakti, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Dia diduga sebagai pencuri celana dalam dan bra wanita yang meresahkan warga di lingkungan tersebut.
Beruntung, pencurian pakaian dalam oleh RR ini tak berlanjut ke polisi. Warga tak membawanya ke kantor polisi karena pelaku sudah menandatangani surat tidak mengulangi perbuatannya lagi.
"Warga hanya mengamankan dan tidak membawa ke kantor polisi," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tampan Ajun Komisaris Aspikar, Jum'at siang, 11 Maret 2022.
Selain pernyataan, ada konsekuensi lain akibat perbuatan RR ini. Dia tidak diperbolehkan lagi oleh warga tinggal lingkungan tersebut.
"Wajib meninggalkan lingkungan sekitar," tegas Aspikar.
Video penangkapan pelaku beredar luas di media sosial dan grup whatsapp. Bagian kepala pelaku terlihat mengeluarkan darah dan bajunya dilepas oleh warga.
Sementara itu, di tangannya ada dua helai pakaian dalam wanita. Benda itu dicuri oleh RR beberapa hari sebelumnya dan terekam kamera pengintai atau CCTV.
Penangkapan pelaku berawal dari keluhan sejumlah warga yang sering kehilangan bra dan celana dalam. Setelah itu, korban memasang CCTV dan mengarahkannya ke jemuran.
Beberapa hari kemudian, korban kembali kehilangan celana dalam. Korban lalu membuka rekaman CCTV dan terlihatlah pelaku mengambilnya dari jemuran.
Korban dan pelaku ternyata saling kenal. Pasalnya pelaku dan korban bersebelahan rumah sehingga hal ini diadukan kepada perangkat rukun tetangga.
Pelaku lalu ditangkap warga dan sempat mendapatkan beberapa kali pukulan. Setelah berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, pelaku laku diusir dari lingkungannya. (syu)
Berita Terkait :
- UIN Suska Resmi Berhentikan Mahasiswi Mesum Saat Kuliah Online0
- Tiga Napi Lapas Cibinong Divonis Mati di Pengadilan Negeri Pekanbaru0
- Pelapor Bupati Rohil ke Polda Riau Minta Perlindungan LPSK, Kena Ancam?0
- Fakta DPRD Kampar Memiliki Ponsel Mewah Harga Puluhan Juta Rupiah 0
- Kejati Sepertinya Mulai Kualahan Usut Dugaan Korupsi Bansos Siak0
_Black11.png)









