- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
- Pasutri Diringkus Sat Resnarkoba Polres Kep Meranti, Diduga Jadi Pengedar Ekstasi
- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
Warga Usir Pencuri Celana Dalam Wanita di Daerah Tampan Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Seorang pria inisial RR sempat menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Manyar Sakti, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Dia diduga sebagai pencuri celana dalam dan bra wanita yang meresahkan warga di lingkungan tersebut.
Beruntung, pencurian pakaian dalam oleh RR ini tak berlanjut ke polisi. Warga tak membawanya ke kantor polisi karena pelaku sudah menandatangani surat tidak mengulangi perbuatannya lagi.
"Warga hanya mengamankan dan tidak membawa ke kantor polisi," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tampan Ajun Komisaris Aspikar, Jum'at siang, 11 Maret 2022.
Selain pernyataan, ada konsekuensi lain akibat perbuatan RR ini. Dia tidak diperbolehkan lagi oleh warga tinggal lingkungan tersebut.
"Wajib meninggalkan lingkungan sekitar," tegas Aspikar.
Video penangkapan pelaku beredar luas di media sosial dan grup whatsapp. Bagian kepala pelaku terlihat mengeluarkan darah dan bajunya dilepas oleh warga.
Sementara itu, di tangannya ada dua helai pakaian dalam wanita. Benda itu dicuri oleh RR beberapa hari sebelumnya dan terekam kamera pengintai atau CCTV.
Penangkapan pelaku berawal dari keluhan sejumlah warga yang sering kehilangan bra dan celana dalam. Setelah itu, korban memasang CCTV dan mengarahkannya ke jemuran.
Beberapa hari kemudian, korban kembali kehilangan celana dalam. Korban lalu membuka rekaman CCTV dan terlihatlah pelaku mengambilnya dari jemuran.
Korban dan pelaku ternyata saling kenal. Pasalnya pelaku dan korban bersebelahan rumah sehingga hal ini diadukan kepada perangkat rukun tetangga.
Pelaku lalu ditangkap warga dan sempat mendapatkan beberapa kali pukulan. Setelah berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, pelaku laku diusir dari lingkungannya. (syu)
Berita Terkait :
- UIN Suska Resmi Berhentikan Mahasiswi Mesum Saat Kuliah Online0
- Tiga Napi Lapas Cibinong Divonis Mati di Pengadilan Negeri Pekanbaru0
- Pelapor Bupati Rohil ke Polda Riau Minta Perlindungan LPSK, Kena Ancam?0
- Fakta DPRD Kampar Memiliki Ponsel Mewah Harga Puluhan Juta Rupiah 0
- Kejati Sepertinya Mulai Kualahan Usut Dugaan Korupsi Bansos Siak0
_Black11.png)









