- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
Warga Usir Pencuri Celana Dalam Wanita di Daerah Tampan Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Seorang pria inisial RR sempat menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Manyar Sakti, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Dia diduga sebagai pencuri celana dalam dan bra wanita yang meresahkan warga di lingkungan tersebut.
Beruntung, pencurian pakaian dalam oleh RR ini tak berlanjut ke polisi. Warga tak membawanya ke kantor polisi karena pelaku sudah menandatangani surat tidak mengulangi perbuatannya lagi.
"Warga hanya mengamankan dan tidak membawa ke kantor polisi," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tampan Ajun Komisaris Aspikar, Jum'at siang, 11 Maret 2022.
Selain pernyataan, ada konsekuensi lain akibat perbuatan RR ini. Dia tidak diperbolehkan lagi oleh warga tinggal lingkungan tersebut.
"Wajib meninggalkan lingkungan sekitar," tegas Aspikar.
Video penangkapan pelaku beredar luas di media sosial dan grup whatsapp. Bagian kepala pelaku terlihat mengeluarkan darah dan bajunya dilepas oleh warga.
Sementara itu, di tangannya ada dua helai pakaian dalam wanita. Benda itu dicuri oleh RR beberapa hari sebelumnya dan terekam kamera pengintai atau CCTV.
Penangkapan pelaku berawal dari keluhan sejumlah warga yang sering kehilangan bra dan celana dalam. Setelah itu, korban memasang CCTV dan mengarahkannya ke jemuran.
Beberapa hari kemudian, korban kembali kehilangan celana dalam. Korban lalu membuka rekaman CCTV dan terlihatlah pelaku mengambilnya dari jemuran.
Korban dan pelaku ternyata saling kenal. Pasalnya pelaku dan korban bersebelahan rumah sehingga hal ini diadukan kepada perangkat rukun tetangga.
Pelaku lalu ditangkap warga dan sempat mendapatkan beberapa kali pukulan. Setelah berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, pelaku laku diusir dari lingkungannya. (syu)
Berita Terkait :
- UIN Suska Resmi Berhentikan Mahasiswi Mesum Saat Kuliah Online0
- Tiga Napi Lapas Cibinong Divonis Mati di Pengadilan Negeri Pekanbaru0
- Pelapor Bupati Rohil ke Polda Riau Minta Perlindungan LPSK, Kena Ancam?0
- Fakta DPRD Kampar Memiliki Ponsel Mewah Harga Puluhan Juta Rupiah 0
- Kejati Sepertinya Mulai Kualahan Usut Dugaan Korupsi Bansos Siak0
_Black11.png)









