- Pramuka Bengkalis Masa Bakti 2025–2030 Resmi dikukuhkan Bupati Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menyambut Audiensi PGRI Kabupaten Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menghadiri Pelantikan PC PMII Kabupaten Bengkalis
- Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Pantau Jagung Pipil di Desa Aur Cina
- Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan Tanpa Izin
- Petani Diusir dan Diancam Parang, Kasus Pengrusakan Kebun di Sungai Raya Dilaporkan ke Polisi
- Jaga Ketahanan Pagan Nasional Polsek Merbau Sembang Pertenak Sapi
- PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
- Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir
- Wabup Muzamil Instruksikan OPD Segera Tindak Lanjuti Catatan Strategis DPRD
Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat Minta Pembangunan Jembatan Rumbio Dilanjutkan

KAMPAR, VokalOnline.Com - Ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio meminta Pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terbengkalai sejak 7 tahun lalu dilanjutkan kembali.
Hal ini disampaikan dalam musyawarah bersama yang digelar bersempena dengan Halal bi Halal tahun 1447 Hijriah di Masjid Jamik Kenegerian Umbio, Minggu (29/3/2026).
"Sejak wabah covid-19 melanda, pembangunan jembatan inipun terhenti, karena itu kita harus bergerak bersama dan menyamakan persepsi agar pembangunan jembatan Pasar Rumbio ini kembali dilanjutkan pemerintah," kata Bustami HY, yang juga mantan Sekda Bengkalis saat memandu musyawarah tersebut.
Musyawarah tersebut dihadiri tokoh masyarakat Kenegerian Umbio diantaranya Prof.Munzir Hitami, Prof.Masadi, Dr Nurhamin, Datuk Kampar Dr (HC) Munasir, Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri, Anggota DPRD Kampar Zulfan Azmi, Datuok Godang Kenegerian Umbio Edi Susanto bersama Datuok seluruh persukuan, Camat Kampar dan Camat Rumbio Jaya, 12 Kepala Desa Kenegerian Umbio dan puluhan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam musyawarah tersebut juga disepakati pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Jembatan Pasar Rumbio yang terdiri dari 13 orang dari berbagai unsur dan keilmuan, dimana Datuk Kampar H. Munasir ditunjuk sebagai Ketua Tim.
"Jembatan ini sangat penting untuk menghubungkan 12 Desa yang ada di Kenegerian Umbio, kita akan bergerak secepatnya yang dimulai dari mengumpulkan dukungan dari warga di 12 desa dan akan beraudiensi dengan pihak pemerintah baik Bupati Kampar, Gubernur Riau maupun ke Kementerian PUPR," kata Munasir.
Berbagai pandangan dan masukan juga disampaikan peserta musyawarah untuk terlaksananya pembangunan jembatan ini. "Kita merasakan ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Kenegerian Umbio dengan Kenegerian lainnya, inilah yang membuat kita anak kemenakan merasa miris kenapa daerah kita tidak mendapat perhatian," kata Jayusman mantan Kabid Dispora Riau yang hadir bersama A. Saat mantan Kabid di Dinas PUPR Riau.
Usai bermusyawarah, ninik mamak dan tokoh masyarakat Kenegerian Umbio ini langusng meninjau kondisi tiang pancang penyanggah jembatan yang mangkrak tersebut. (**)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Camat Rahmat Fajri: Komitmen Kami Memberantas Pekat di Siak Hulu0
- Razia di Kualu, Warung Pekat Disikat0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
_Black11.png)









