- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
Gubri Minta Kepala OPD Segara Gesa Realisasi Kegiatan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau, melakukan rapat evaluasi membahas membahas realisasi anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau, Senin (3/10/2022) di Gedung Daerah Riau.
"Kami melakukan evaluasi terhadap kegiatan di Pemprov Riau, apalagi sekarang sudah Bulan Oktober, jadi saya minta para Kepala OPD melakukan percepatan kegiatan," kata Gubri.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk saat ini realisasi kegiatan Pemprov Riau untuk fisik belum sampai 70 persen atau baru 66,91 persen dan keuangan sekitar 57,06 persen atau Rp5,128 triliun. Karena itu, perlu dilakukan percepatan kegiatan di masing-masing OPD.
"Karena di APBD ada dana perlindungan sosial agar diprioritaskan. Saya minta dalam pekan ini sudah ada yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak inflasi. Itu penekanan kami agar dapat dimaksimalkan," ujarnya.
Gubri juga mengatakan, pihaknya menargetkan realisasi APBD Riau tahun 2022 ini bisa mendekati tahun 2021. Karena kondisi saat ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab saat ini daerah tengah mengalami inflasi.
"Karena itu, kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak terhadap peningkatan ekonomi harus diprioritaskan. Termasuk masalah kemiskinan ekstrem, bagaimana menurunkan angka stunting. Jadi itu harus jadi panduan terhadap prioritas-prioitas itu, jangan sampai tidak dilaksanakan dengan baik," sebutnya. (***)
Berita Terkait :
- Irjen Iqbal: Sepanjang TNI-Polri Kuat Negara Kita Pasti Akan Survive 0
- Lakukan Penelusuran, Erwin Dimas: Terjadi Pendangkalan Sungai Sail di Pekanbaru 0
- Ketua FPII Riau : Polri Harus Segera Mengusut Kasus Penganiayan Terhadap Wartawan0
- Curhat ke Bappenas RI, Gubri: Infrastruktur Kami Masih Perlu Dukungan Pemerintah Pusat0
- Festival Siak Bermadah di Gelar Ajang Promosi Wisata Berbasiskan Budaya0
_Black11.png)









