- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Gubri Minta Kepala OPD Segara Gesa Realisasi Kegiatan

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau, melakukan rapat evaluasi membahas membahas realisasi anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau, Senin (3/10/2022) di Gedung Daerah Riau.
"Kami melakukan evaluasi terhadap kegiatan di Pemprov Riau, apalagi sekarang sudah Bulan Oktober, jadi saya minta para Kepala OPD melakukan percepatan kegiatan," kata Gubri.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk saat ini realisasi kegiatan Pemprov Riau untuk fisik belum sampai 70 persen atau baru 66,91 persen dan keuangan sekitar 57,06 persen atau Rp5,128 triliun. Karena itu, perlu dilakukan percepatan kegiatan di masing-masing OPD.
"Karena di APBD ada dana perlindungan sosial agar diprioritaskan. Saya minta dalam pekan ini sudah ada yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak inflasi. Itu penekanan kami agar dapat dimaksimalkan," ujarnya.
Gubri juga mengatakan, pihaknya menargetkan realisasi APBD Riau tahun 2022 ini bisa mendekati tahun 2021. Karena kondisi saat ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab saat ini daerah tengah mengalami inflasi.
"Karena itu, kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak terhadap peningkatan ekonomi harus diprioritaskan. Termasuk masalah kemiskinan ekstrem, bagaimana menurunkan angka stunting. Jadi itu harus jadi panduan terhadap prioritas-prioitas itu, jangan sampai tidak dilaksanakan dengan baik," sebutnya. (***)
Berita Terkait :
- Irjen Iqbal: Sepanjang TNI-Polri Kuat Negara Kita Pasti Akan Survive 0
- Lakukan Penelusuran, Erwin Dimas: Terjadi Pendangkalan Sungai Sail di Pekanbaru 0
- Ketua FPII Riau : Polri Harus Segera Mengusut Kasus Penganiayan Terhadap Wartawan0
- Curhat ke Bappenas RI, Gubri: Infrastruktur Kami Masih Perlu Dukungan Pemerintah Pusat0
- Festival Siak Bermadah di Gelar Ajang Promosi Wisata Berbasiskan Budaya0
_Black11.png)








