- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Jadi Rp13.500 per Liter

Pertamina menaikkan harga BBM jenis pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite.
Jakarta, VokalOnline.Com - PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite. Kenaikan harganya bervariasi mulai dari Rp1.500 per liter untuk pertamax turbo hingga Rp2.650 per liter untuk dexlite.
Pertamax turbo (RON 98) tadinya dihargai Rp12 ribu per liter, kini menjadi Rp13.500 per liter. Sementara, pertamina dex dari Rp11.050 per liter menjadi Rp13.200 per liter, dan dexlite dari sebelumnya Rp9.500 per liter menjadi Rp12.150 per liter.
Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading Pertamina Irto Ginting menjelaskan perseroan melakukan penyesuaian harga untuk tiga produk BBM non-subsidi.
"Harga baru ketiga produk ini, pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite, berlaku mulai, Sabtu (12/2), untuk wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak BBM (PBBKB) 5 persen," ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com.
Penyesuaian harga, lanjut Irto, dilakukan mengikuti perkembangan terkini industri minyak dan gas. "Tercatat harga minyak ICP per Januari 2022 sebesar US$85 per barel atau naik sekitar 17 persen dari ICP per Desember 2021," imbuh dia.
Meskipun terdapat penyesuaian, harga pertamax turbo dan dex series Pertamina diklaim masih paling kompetitif dibandingkan dengan produk berkualitas setara. Penyesuaian harga ini juga sudah sesuai regulasi Kepmen 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum."Untuk BBM non-subsidi lainnya, yakni pertamax dan pertalite tidak mengalami penyesuaian harga," terang dia.**Vol/Jn
Berita Terkait :
- CPO Naik Daun Masa Depan Minyak Sawit Terancam0
- Erick Thohir : Indonesia Harus Jadi Produsen Bukan Konsumen Energi Hijau0
- Kasmarni: Pemkab Bengkalis Siap Melaksanakan Pemerataan Pembangunan0
- Bupati Bengkalis Dampingi Wagubri Tinjau Budi Daya Madu di Bandar Laksamana0
- Tolak perpanjangan HGU 2 perusahaan ratusan Masa datangi Kantor Bupati Rohul 0
_Black11.png)









