- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Jokowi Sudah Kantongi Calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Siapa Dia?

Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sudah mengantongi nama calon kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Jika sesuai rencana, Jokowi bakal mengumumkan sosok tersebut pada Maret 2022.
"Mungkin sudah (mengantongi nama calon kepala Otorita IKN). Mestinya Maret ini diumumkan," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Wandy Tuturoong, dilansir CNN Indinesia.
Kendati demikian, Wandy belum membeberkan siapa sosok calon kepala Otorita yang namanya sudah berada di kantong Jokowi. Ia juga belum mengetahui kapan pastinya Jokowi bakal mengumumkan dan melantik kepala Otorita IKN.
Ia hanya mengatakan, Presiden sudah memiliki kriteria untuk calon kepala Otorita. Selain sosok tersebut tidak terafiliasi partai politik, bekas kepala daerah, dan memiliki latar belakang arsitek, menurutnya Jokowi juga memiliki kriteria lain.
"Idealnya tentu memiliki managerial skill untuk mengkoordinasikan berbagai pekerjaan dan berbagai Kementerian/Lembaga yang pada awal pembangunan IKN masih akan terlibat secara langsung di lapangan," jelas Wandy.
"Juga punya kemampuan komunikasi yang baik dengan beragam stakeholder, terutama pemerintah daerah di Kaltim dan masyarakat setempat," tambah dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menandatangani UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Aturan itu menjadi landasan hukum kebijakan pemindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara.
IKN Nusantara akan dipilih seorang kepala otorita setingkat menteri yang dipilih presiden. Hingga hari ini, belum ada nama yang diumumkan untuk menduduki jabatan itu.
Pada Maret 2020, Jokowi mengungkap beberapa kandidat, seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, hingga Azwar Anas. Belakangan Jokowi juga mengungkap beberapa kriteria kepala otorita IKN Nusantara, yaitu mantan kepala daerah berlatar belakang arsitek.***
Berita Terkait :
- Indonesia Laga Hidup Mati Lawan Venezuela,Djan Fariz: Dukungan Seluruh Lapisan Masyarakat Dibutuhkan0
- Hujan Meme Standar Ganda FIFA untuk Rusia dan Israel0
- Abramovich Jual Chelsea, Pengusaha Swiss Siap Beli0
- Buruh Respons Pembatalan Aturan JHT Cair 56 Tahun: Masih Wacana0
- Partai Berkarya Sindir Elite Dukung Tunda Pemilu Bak Keledai Politik0
_Black11.png)









