- Tim Raga Polres Meranti Intensipkan Patroli malam di Situasi Tetap Kondusip
- Polsek Tebing Tinggi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu, Puluhan Paket Diamankan
- Kadisdik Riau: Minat Pendidikan Tinggi Masih Perlu Ditingkatkan
- Kapolda Riau Resmikan Program Tabung Harmoni Hijau
- Kebakaran Kantor Bupati : Kepulan Asap Tampak Keluar Dari Kantor Bupati Inhil
- Bupati Meranti Sambut Kunjungan Kerja Danrem 031/Wira Bima dengan Prosesi Adat Melayu
- PHR Zona Rokan Dorong Kemandirian Pemuda Siak lewat Program VOKASIAK
- PGRI Riau Teken PKS dengan Polda Riau, Perkuat Perlindungan Hukum bagi Guru
- Komisi X DPR RI dan BPS Riau Bahas Sensus Ekonomi 2026 di RRI Pro 1 Pekanbaru
- Ketua BKSAP DPR RI: Tindakan AS Tangkap Presiden Venezuela Merusak Hukum Internasional
Kebakaran Pipa Gas PGN di Batu Ampar Jalan Ditutup : Berikut Himbauan Kapolres Inhil

Situasi Lalulintas
INHIL, Vokalonline.com — Kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) terjadi di area PT BPP, Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut disertai ledakan dan semburan api yang hingga sore hari masih terlihat menyala.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat masyarakat sekitar mendengar suara ledakan dari lokasi pipa gas. Tidak lama berselang, api langsung menyembur dari pipa gas dan menyebabkan kebakaran di area tersebut. Hingga laporan disampaikan, kondisi api masih belum sepenuhnya padam.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Kemuning bersama personel Polsek Kemuning segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan situasi dan melakukan langkah-langkah pengamanan. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran untuk menjauh dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan situasi di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan dengan mengimbau warga yang berada di sekitar titik api agar menjauh dan mengungsi demi keselamatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel Polsek Kemuning turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur dengan menghentikan sementara kendaraan yang melintas guna menghindari potensi bahaya.
“Sampai saat ini belum ada laporan jiwa korban maupun warga terdampak secara langsung, mengingat jarak pipa gas dengan organisasi sekitar cukup jauh. Kondisi di lokasi terpantau aman dan kondusif, namun kami tetap siaga dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Kapolsek Kemuning.
Disisi lain, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora setelah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang menyampaikan bahwa pipa sudah dilakukakn penutupan akan tetapi membutuhkan waktu 3 jam setelah penutupan gas baru kemudian api akan padam.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak yang berwenang pipanya sudah kami tutup, ditutup oleh petugas namun memang masih ada gas yang berada di dalam pipa, perkiraan dari perusahaan kurang lebih 3 jam setelah gas mati baru api nya akan padam." Terangnya.
Kemudian Kapolres Inhil menghimbau kepada Masyarakat yang akan menuju Jambi untuk beristirahat terlebih dahulu di tempat-tempat yang tersedia.
"Kami menghimbau kepada masyarakat yang kearah jambi untuk istirahat menuju terleh dahulu, di warung makan ataupun di masjid-masjid, karena jalan satu-satunya sedang menunggu gas itu habis dan api akan padam." Tambahnya.
Kapolres Inhil juga melakukan koordinasi kepada Kapolres Inhu dan Kapolres Pelalawan agar melakukan himbauan kepada masyarakat yang mengarah ke Jambi untuk berhenti sementara sampai jalur lalu lintas kembali dibuka.
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- Heboh Beruang Masuk Desa di Siak, Sempat Melintasi Pasar0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
_Black11.png)









