- Melihat Kapolsek Rengat Barat Saat Dampingi Petani, Cek Jagung Pipil Terdampak Curah Hujan Tinggi
- KMP Jayapura diresmikan, Wabup Siak : Harga Produk di Jual Lebih Rendah dari Harga Pasar
- Buka Festival Telaga Air Merah, Bupati Asmar Apresiasi Kolaborasi Desa dan Perusahaan Bangun Wisata
- Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polres Meranti Tuntas 80 Persen
- Bupati Asmar Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Meranti
- Iptu Bambang Sutriyanto: Panen Raya Ini Bukti Polri Tidak Tinggal Diam Soal Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Jadi Jembatan Petani dan Negara Untuk Indonesia Yang Berdaulat Panga
- BSAL Perkuat Budaya Peduli Lingkungan, Daur Ulang 46 Ton Sampah dan Miliki 776 Nasabah
- AKP Yosi Marlius Turun Ke Lahan: Ketahanan Pangan Dimulai Dari Gotong Royong Desa
- Polres Inhil dan Warga Bahu Membahu Bangun Jembatan
Melihat Kapolsek Rengat Barat Saat Dampingi Petani, Cek Jagung Pipil Terdampak Curah Hujan Tinggi

Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi SH didampingi Bhabinkamtibmas, Bripka Komarudin melaksanakan pengecekan lahan ketahanan pangan di Desa Talang Jerinjing
Inhu, VokalOnline.Com - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Rengat Barat melalui kegiatan pemantauan langsung perkembangan tanaman jagung pipil di wilayah binaan.
Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi SH didampingi Bhabinkamtibmas Desa Talang Jerinjing, Bripka Komarudin, melaksanakan pengecekan lahan ketahanan pangan monokultur milik PT Talang Jerinjing Sawit di Jalan Sosial, Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Kelompok Tani Maju Bersama selaku pengelola lahan dalam rangka memantau kondisi tanaman jagung pipil pasca terdampak genangan air akibat tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan terhadap sektor pertanian sekaligus upaya menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di daerah.
Dalam peninjauan lapangan, Kapolsek bersama tim melihat langsung kondisi tanaman jagung pipil yang saat ini memasuki usia tanam sekitar dua setengah bulan. Lahan pertanian tersebut memiliki luas kurang lebih 1,5 hektare dan merupakan bagian dari program penguatan pangan berbasis kemitraan perusahaan dan kelompok tani.
Namun, curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sebagian area pertanian mengalami genangan air. Berdasarkan hasil pengecekan, sekitar 1 hektare tanaman jagung mengalami kerusakan cukup signifikan yang berpotensi menurunkan produktivitas serta hasil panen.
Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi SH, menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi riil tanaman di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.
"Kegiatan ini bertujuan mengetahui secara langsung perkembangan tanaman jagung setelah terdampak genangan air, serta memastikan upaya pemulihan dapat segera dilakukan agar lahan kembali produktif dan program ketahanan pangan tetap berjalan," ujar Kapolsek.
Sebagai tindak lanjut, pihak pengelola lahan bersama kelompok tani berencana melakukan penanaman ulang pada area yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan lahan serta menjaga keberlanjutan produksi pangan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian, kelompok tani, serta pengelola lahan diharapkan semakin memperkuat sektor pertanian di Desa Talang Jerinjing sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.**Vol/Ram
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









