- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Naikannya Harga BBM, Omset Pedagang di Pekanbaru Menurun

Pedagang keliling yang biasa mangkal di jalan Diponegoro Pekanbaru-Riau mengeluhkan turunnya omset sejak harga BBM naik
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta naiknya harga sembako di wilayah Pekanbaru, berdampak bagi menurutnya jumlah penjualan sehingga omset para pedagang pun menurun.
Menurunnya daya beli pasar diduga akibat rendahnya pendapatan masyarakat Pekanbaru, hal tersebut sangat dirasakan oleh pedagang keliling Nasri (38) penjual minyak rambut pomade yang sering mangkal di jalan Diponegoro Kecamatan Sakit Kota Pekanbaru-Riau, biasanya sebelum harga BBM naik penjualan sehari berkisar Rp500 ribu dan setelah harga BBM penjualnya menun menjadi Rp200 ribu per-hari.
"Omset kita menurun sama dengan omset pedagang lainnya, biasanya untuk satu hari omset saya bisa mencapai Rp500 ribu rupiah dan sekarang omset saya hanya Rp200 ribu perhari. Ini juga sudah alhamdulillah," kata Nasri pedagang keliling ini.
Nasri mengatakan, selain dirinya banyak para pedagang yang mengeluh omsetnya turun, hal tersebut dinilainya karna kondisi BBM dan sembako naik sedangkan pendapatan masyarakat lebih menurun bahkan pas Pasan sama seperti saat BBM masih belum naik.
"Semoga ekonomi dan pendapatan masyarakat bisa kembali seperti dulunya, agar penghasilann jualan kami perhari bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sebab kebutuhan hidup sehari-hari di Pekanbaru sangat besar," harapnya. **Rafi
Berita Terkait :
- Wakili Komandan Menwa Pahlawan Riau, Haswinda Hadiri HUT Ke-50 Menwa UIN Suska Riau0
- Kurun Waktu Sepekan Ditlantas Polda Riau & Jajaran Amankan 55 Motor Balap Liar0
- Pria Mengaku Imam Mahdi Diamankan Polda Riau0
- Bukan Bunuh Diri, Pihak Keluarga Yakin Fitria Korban Pembunuhan0
- Polda Riau Tangkap Imam Mahdi Palsu0
_Black11.png)









