- Konsolidasi Organisasi, Gardu Prabowo Riau Lantik Ketua Baru
- Komisi X DPR RI Serap Aspirasi di Riau, Perkuat Kebijakan SPMB Nasional
- DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Air Bawah Tanah
- Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, Pimpin Upacara Sertijab Kabag Log, Kapolsek dan Pelant
- FABEM-SM Indonesia Soroti Polemik Pernyataan Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional
- Pangdam XIX Agus Hadi Buka Diklat Jurnalistik, JMSI Riau Turut Latih 500 Prajurit
- GANNAS Jabar Dukung Wacana Pelarangan Vape Demi Lindungi Generasi Muda
- Hendry Munief Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
- Panen Raya Jagung 2026, Kolaborasi Multi Pihak Wujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan
- Pelaku Pencurian di Tempuling Dibekuk Polisi
Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama Dan Produk Sampingan Pada Usaha Keluarga Tempe Cap Angsa
Elida Mardiana, Rahel Oselbi, Siti Nenti Indriani, Samsul Bahri Program Studi Akuntansi , Universitas Muhammadiyah Riau

VokalOnline.Com - Biaya produksi merupakan semua beban yang harus di keluarkan oleh produsen untuk dapat menghasilkan suatu barang / produksi. Hasil semua biaya itu yang nanti akan disebut sebagai HPP (harga pokok produksi).
Kesalahan dalam perhitungan HPP dapat mengakibatkan penentuan harga jual pada suatu perusahaan menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Oleh karena perhitungan HPP pun menjadi satu hal penting untuk dilakukan bagi setiap perusahaan. Salah satu yang kami analisis yaitu pada Usaha Keluarga “Tempe Cap Angsa”, berdiri pada tahun 2000 bertempat di Jl. Pemuda GG.
Repelita No. 24i Pekanbaru yang memiliki beberapa produk (Tempe besar, tempe kecil dan bumbu pecel) setelah dilakukan penelitian sederhana berkenaan dengan perhitungan HPP, telah diketahui bahwa HPP produk 1 unit tempe besar Rp. 6.860,- Dengan penjualan dengan harga Rp8.000,00 per unit, Usaha tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.140,-.
Begitu juga dengan tempe kecil HPP produk 1 unit Rp. 4.573,- Dengan penjualan dengan harga Rp 6.000,- per unit, Usaha Tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.427,-. Sementara pada bumbu pecel yang merupakan produk sampingan (sisa hasil produksi tempe) HPP nya Rp. 3269,- penjualan dengan harga Rp.5.000,- Usaha Tempe Cap Angsa mendapat keuntungan sebesar Rp. 1.731.
Agar dapat melakukan perhitungan harga pokok produksi yang tepat, perusahaan harus mengadakan pengelompokkan atau pengkhlasifikasian biaya, agar biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat di bebankan dengan tepat sehingga perusahaan dapat menentukan harga jual produknya secara wajar, dalam arti tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi
jika dibandingkan dengan produk sejenis yang dihasilkan perusahaan lain sehingga produk yang di hasilkan perusahaan dapat bersaing dipasar.
Berita Terkait :
- Analisis Harga Pokok Pesanan Dengan Metode Full Costing0
- Penyidik Kejati Riau Tunggu Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan0
- Janda Muda Ditangkap Jual ABG0
- DPRD Riau Minta Silpa Hampir Rp1 Triliun di Pemprov untuk Infrastruktur0
- Pembangunan Tuntas Peresmian Tol Pekanbaru-Bangkinang Tunggu Jadwal Presiden0
_Black11.png)









