- Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Remaja: Dampak Jangka Panjang pada Otak dan Kesehatan Mental
- ASITA Riau Harap PLT Gubernur Riau Bisa Realisasikan Bandara Udara Baru di Riau
- Business Matching: Rakerda ASITA Riau Hadirkan Pengusaha Wisata Malaysia 2026
- Amerika Bergolak dan Penuh Demonstran; Matinya Seorang Penyair Wanita, Dituduh Sebagai Teroris Domes
- Parisman Ihwan Resmi Buka Forki Riau Open Championship
- Peresmian Kantor SpektrumID.com: Langkah Baru PT Delif Mitra Sejahtera dalam Dunia Digital
- HUT ke-55 ASITA: Mewujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
- Syahrul Aidi Tinjau Pembangunan Jalan Koto Damai-Suka Menanti yang Berasal dari Inpres 2025
- Bupati Asmar Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tegaskan Kerukunan Sebagai Energi Pembangunan
- Polres Inhil Gelar Zoom Meeting dan Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 Dukung Swasembada Pangan
Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama Dan Produk Sampingan Pada Usaha Keluarga Tempe Cap Angsa
Elida Mardiana, Rahel Oselbi, Siti Nenti Indriani, Samsul Bahri Program Studi Akuntansi , Universitas Muhammadiyah Riau

VokalOnline.Com - Biaya produksi merupakan semua beban yang harus di keluarkan oleh produsen untuk dapat menghasilkan suatu barang / produksi. Hasil semua biaya itu yang nanti akan disebut sebagai HPP (harga pokok produksi).
Kesalahan dalam perhitungan HPP dapat mengakibatkan penentuan harga jual pada suatu perusahaan menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Oleh karena perhitungan HPP pun menjadi satu hal penting untuk dilakukan bagi setiap perusahaan. Salah satu yang kami analisis yaitu pada Usaha Keluarga “Tempe Cap Angsa”, berdiri pada tahun 2000 bertempat di Jl. Pemuda GG.
Repelita No. 24i Pekanbaru yang memiliki beberapa produk (Tempe besar, tempe kecil dan bumbu pecel) setelah dilakukan penelitian sederhana berkenaan dengan perhitungan HPP, telah diketahui bahwa HPP produk 1 unit tempe besar Rp. 6.860,- Dengan penjualan dengan harga Rp8.000,00 per unit, Usaha tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.140,-.
Begitu juga dengan tempe kecil HPP produk 1 unit Rp. 4.573,- Dengan penjualan dengan harga Rp 6.000,- per unit, Usaha Tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.427,-. Sementara pada bumbu pecel yang merupakan produk sampingan (sisa hasil produksi tempe) HPP nya Rp. 3269,- penjualan dengan harga Rp.5.000,- Usaha Tempe Cap Angsa mendapat keuntungan sebesar Rp. 1.731.
Agar dapat melakukan perhitungan harga pokok produksi yang tepat, perusahaan harus mengadakan pengelompokkan atau pengkhlasifikasian biaya, agar biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat di bebankan dengan tepat sehingga perusahaan dapat menentukan harga jual produknya secara wajar, dalam arti tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi
jika dibandingkan dengan produk sejenis yang dihasilkan perusahaan lain sehingga produk yang di hasilkan perusahaan dapat bersaing dipasar.
Berita Terkait :
- Analisis Harga Pokok Pesanan Dengan Metode Full Costing0
- Penyidik Kejati Riau Tunggu Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan0
- Janda Muda Ditangkap Jual ABG0
- DPRD Riau Minta Silpa Hampir Rp1 Triliun di Pemprov untuk Infrastruktur0
- Pembangunan Tuntas Peresmian Tol Pekanbaru-Bangkinang Tunggu Jadwal Presiden0
_Black11.png)









