Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama Dan Produk Sampingan Pada Usaha Keluarga Tempe Cap Angsa
Elida Mardiana, Rahel Oselbi, Siti Nenti Indriani, Samsul Bahri Program Studi Akuntansi , Universitas Muhammadiyah Riau

Publisher Syafira Lacitra Amanda Opini
13 Agu 2022, 13:31:55 WIB
Perhitungan Harga Pokok Produk Bersama Dan Produk Sampingan Pada Usaha Keluarga Tempe Cap Angsa

VokalOnline.Com - Biaya produksi merupakan semua beban yang harus di keluarkan oleh produsen untuk dapat menghasilkan suatu barang / produksi. Hasil semua biaya itu yang nanti akan disebut sebagai HPP (harga pokok produksi).

Kesalahan dalam perhitungan HPP dapat mengakibatkan penentuan harga jual pada suatu perusahaan menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Oleh karena perhitungan HPP pun menjadi satu hal penting untuk dilakukan bagi setiap perusahaan. Salah satu yang kami analisis yaitu pada Usaha Keluarga “Tempe Cap Angsa”, berdiri pada tahun 2000 bertempat di Jl. Pemuda GG.

Repelita No. 24i Pekanbaru yang memiliki beberapa produk (Tempe besar, tempe kecil dan bumbu pecel) setelah dilakukan penelitian sederhana berkenaan dengan perhitungan HPP, telah diketahui bahwa HPP produk 1 unit tempe besar  Rp. 6.860,- Dengan penjualan dengan harga Rp8.000,00 per unit, Usaha tempe cap angsa  mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.140,-.

Begitu juga dengan tempe kecil  HPP produk 1 unit  Rp. 4.573,- Dengan penjualan dengan harga Rp 6.000,- per unit, Usaha Tempe cap angsa mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.427,-. Sementara pada bumbu pecel yang merupakan produk sampingan (sisa hasil produksi tempe) HPP nya Rp. 3269,- penjualan dengan harga Rp.5.000,- Usaha Tempe Cap Angsa  mendapat keuntungan sebesar Rp. 1.731.

Agar dapat melakukan perhitungan harga pokok produksi yang tepat, perusahaan harus mengadakan pengelompokkan atau pengkhlasifikasian biaya, agar biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dapat di bebankan dengan tepat sehingga perusahaan dapat menentukan harga jual produknya secara wajar, dalam arti tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi

jika dibandingkan dengan produk sejenis yang dihasilkan perusahaan lain sehingga produk yang di hasilkan perusahaan dapat bersaing dipasar.


Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment