- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Sepatu

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Personel Lanud Roesmin Nurjadin (RsN) dan Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan 203 gram sabu kristal bening, Rabu, pukul 13.00 WIB yang rencananya akan dikirim ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Hasil pemeriksaan petugas, paket sabu itu disimpan di dalam sepatu merek Zoomflykn Stre dan Jackson. Sabu ditemukan petugas TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin bersama Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II di dalam paket ekspedisi di X-ray gudang kargo," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ian Fuady kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu.
Dia mengatakan sabu itu ditemukan di dalam bungkus plastik putih yang akan dikirim melalui Pesawat Citilink dengan tujuan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dalam pemeriksaan, katanya, petugas menemukan nama pengirim paket tersebut, yakni Handoko tinggal di Jalan Kota Piring, Perum Gang Putri Riau RT.01 RW.07 Kecamatan Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
"Pada bagian luar paket ditemukan alamat penerima bernama Surio Hamdani dengan alamat di PDAM Kota Bau-Bau, Kelurahan Wangkanapi RT.01 RW. 01 Kecamatan Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara," katanya.
Ia menegaskan bahwa narkoba dan para pengedar adalah musuh utama bangsa saat ini.
"Saya berpesan personel TNI AU dan petugas Avsec Bandara SSK II harus bekerja keras dan lebih teliti melakukan pemeriksaan setiap barang yang masuk lewat Bandara SSK II maupun Lanud Roesmin Nurjadi," kata Danlanud.
Danlanud menegaskan bahwa tidak ada kata maaf bagi masyarakat sipil, khususnya anggota militer yang terlibat peredaran narkoba.
"Jika tertangkap tangan para pelaku akan diproses secara hukum. Kalau orang sipil diserahkan kepada kepolisian, tetapi kalau militer diserahkan ke Satuan Polisi Militer," kata Danlanud. PEKANBARU, Beritaone.id - Personel Lanud Roesmin Nurjadin (RsN) dan Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru menggagalkan upaya penyelundupan 203 gram sabu kristal bening, Rabu, pukul 13.00 WIB yang rencananya akan dikirim ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Hasil pemeriksaan petugas, paket sabu itu disimpan di dalam sepatu merek Zoomflykn Stre dan Jackson. Sabu ditemukan petugas TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin bersama Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II di dalam paket ekspedisi di X-ray gudang kargo," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ian Fuady kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu.
Dia mengatakan sabu itu ditemukan di dalam bungkus plastik putih yang akan dikirim melalui Pesawat Citilink dengan tujuan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dalam pemeriksaan, katanya, petugas menemukan nama pengirim paket tersebut, yakni Handoko tinggal di Jalan Kota Piring, Perum Gang Putri Riau RT.01 RW.07 Kecamatan Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
"Pada bagian luar paket ditemukan alamat penerima bernama Surio Hamdani dengan alamat di PDAM Kota Bau-Bau, Kelurahan Wangkanapi RT.01 RW. 01 Kecamatan Wolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara," katanya.
Ia menegaskan bahwa narkoba dan para pengedar adalah musuh utama bangsa saat ini.
"Saya berpesan personel TNI AU dan petugas Avsec Bandara SSK II harus bekerja keras dan lebih teliti melakukan pemeriksaan setiap barang yang masuk lewat Bandara SSK II maupun Lanud Roesmin Nurjadi," kata Danlanud.
Danlanud menegaskan bahwa tidak ada kata maaf bagi masyarakat sipil, khususnya anggota militer yang terlibat peredaran narkoba.
"Jika tertangkap tangan para pelaku akan diproses secara hukum. Kalau orang sipil diserahkan kepada kepolisian, tetapi kalau militer diserahkan ke Satuan Polisi Militer," kata Danlanud. **Fira
Berita Terkait :
- Kejanggalan Perkara Hukum Yang Menimpa Jurnalis Yusuf Harahap Makin Terkuak0
- Plt Bupati Kuansing Janji Bongkar Penikmat Hasil 500 Haktar Kebun Pemda selama 15 tahun0
- PN Bangkinang Meriah Akreditasi, Piagam Penghargaan dan Juara II Nasional0
- IRT Muda Jadi Pengedar, Menyimpan Shabu 11 Paket di Bawah Lemari Makan0
- Anggota DPR Hukum Berat Pelaku Kekerasan Seksual0
_Black11.png)









