- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Polda Kepri Pulangkan 200 Brimob Polda Riau dari Pengamanan Rempang

Ilustrasi. Pengamanan yang dilakukan anggota Brimob di Rempang beberapa waktu lalu.
Jakarta, VokalOnline.Com - Polda Kepulauan Riau memulangkan 200 personel Satuan Brimob Polda Riau yang sebelumnya dikirim bertugas di bawah kendali operasi (BKO) untuk mendukung pengamanan unjuk rasa warga atas proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City.
"Sudah dipulangkan lagi, hari ini pelepasannya. Mereka dikembalikan ke Polda Riau," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Batam Kepulauan Riau, Kamis (28/9) seperti dikutip dari Antara.
Pengembalian anggota Brimob Polda Riau itu, kata dia, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan permasalahan Pulau Rempang dilakukan secara humanis.
"Jadi kami akan mengedepankan upaya-upaya yang lebih preventif dan humanis," kata dia.
Sementara sisa anggota polisi yang masih ada di wilayah Pulau Rempang, kata dia, adalah untuk meyakinkan warga bahwa Polri ada untuk masyarakat. Dia pun menjamin keberadaan aparat itu bukan untuk intimidasi terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) Eco City.
"Bukan untuk mengintimidasi ataupun melakukan penekanan-penekanan tertentu," katanya.
Diberitakan, Satuan Brimob Kepolisian Daerah Riau memberangkatkan 200 personel ke wilayah Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk turut mendukung pengamanan unjuk rasa yang bertugas di Bawah Kendali Operasi (BKO) pada 14 September 2023 lalu.
Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol. Ronny Lumban Gaol, Kamis mengatakan bahwa 200 personel itu merupakan petugas terlatih dan pilihan yang ada. Tambahan personel tersebut nantinya akan membantu pengamanan unjuk rasa di wilayah hukum Polda Kepri.
"Kepada 200 personel Satuan Brimob Polda Riau yang berangkat wilayah hukum Polda Kepri, jaga nama baik kesatuan," ucap Ronny.
Kombes Ronny meminta agar petugas Brimob yang dikerahkan menjaga masyarakat, dan melakukan pengamanan dengan humanis. Loyalitas tetap dijaga jangan sampai membuat citra kepolisian menjadi tidak baik.(fit)**
Berita Terkait :
- 3 Warga Banten Tersangka Promosi Judi Online, Dibayar Rp4,9-25 Juta0
- Kapolres Sebut Kasus Bully di Cilacap Jadi Perhatian UNESCO0
- Saksi Ungkap Duit Dana Taktis Rafael Alun sebagai Konsultan Pajak0
- Rapat TPN Ganjar, Megawati Disebut Bicara soal Dansa Politik0
- Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir0
_Black11.png)









