- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Siak, Wajah Budaya Melayu Indonesia, Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Kreatif

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Kabupaten Siak khususnya Kota Siak memiliki magnet khusus budaya melayu. Kekhasan Kota Siak ini harusnya dimanfaatkan sebagai wajah budaya melayu Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh anggota DPR RI Hendry Munief MBA saat membuka kegiatan Bimtek dengan tema 'Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Penguatan Konten' hasil kerjasama dengan Kementerian Pariwisata, Kamis (8/5/2026). Kegiatan dilaksanakan di Kota Siak.
Hendry Munief menjelaskan bahwa Siak bukan daerah biasa. Siak memiliki kekuatan sejarah, budaya, dan identitas Melayu yang sangat kuat. Kalau Bali dikenal karena alam katanya, maka Siak dikenal dunia karena kekuatan sejarah dan peradaban Melayunya.
"Potensi Siak yang besar ini harusnya bisa dimanfaatkan dalam sektor ekonomi. Ekonomi daerah berbasis identitas budaya. Kita di DPR RI terus mendorong Kementerian Pariwisata memberi perhatian lebih besar kepada Riau. Memastikan Riau khususnya Kota Siak masuk dalam penguatan branding Wonderful Indonesia sektor budaya." terang Hendry Munief di hadapan peserta bimtek.
Tidak banyak daerah di Indonesia yang memiliki seperti warisan Kesultanan Melayu, Istana bersejarah, Identitas budaya yang masih hidup hingga hari ini.
Untuk memperkuat budaya melayu ini, peran anak muda Siak sangat penting. Anak muda Siak jangan hanya jadi pengguna media sosial. Namun harus menjadi pembuat narasi, penggerak branding daerah dan duta digital budaya Melayu.
"Kita ingin lahir kreator lokal Siak, Videografer wisata dan Storyteller budaya Melayu. Ini bisa digerakkan oleh anak muda baik milenial, gen Z atau gen alpha." terang Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









