- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
Tukang Becak Apresiasi Kebijakan Bupati Meranti Izinkan Perang Air Imlek 2026

MERANTI, VokalOnline.Com - Sejumlah tukang becak di Kota Selatpanjang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya kepada Bupati H. Asmar, atas kebijakan mengizinkan pelaksanaan tradisi Perang Air atau Cian Cui pada perayaan Imlek 2026, meskipun bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan para tukang becak usai mendapat kepastian hasil rapat koordinasi pemerintah daerah terkait pelaksanaan Imlek dan Ramadhan 2026, Jumat (16/1/2026).
Salah seorang tukang becak di pangkalan Sandang Pangan Selatpanjang mengatakan, terselenggaranya tradisi Perang Air membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat kecil, khususnya tukang becak.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Pak Bupati H. Asmar yang telah membolehkan kegiatan Perang Air tahun ini. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa mencari rezeki lebih,” ujarnya.
Ia menambahkan, tambahan penghasilan tersebut sangat membantu, terutama karena bertepatan dengan bulan puasa. “Alhamdulillah, rezeki itu bisa kami gunakan untuk membayar zakat dan membeli pakaian anak-anak menjelang hari raya,” tuturnya.
Tukang becak lainnya juga berharap pelaksanaan Perang Air Imlek 2026 dapat meningkatkan perekonomian daerah. “Harapan besar kami, ekonomi Meranti semakin meningkat dan pendapatan masyarakat bertambah, terutama bagi kami tukang becak,” katanya.
Selain tukang becak, sejumlah warga Tionghoa di Kota Selatpanjang juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Mereka menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Meski Imlek tahun ini bertepatan dengan bulan puasa, kegiatan ikon daerah seperti Perang Air atau Cian Cui tetap dapat dilaksanakan. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” ujar salah seorang warga Tionghoa.
Ia menjelaskan, Imlek 2026 menandai pergantian shio ke Tahun Kuda Api. Dalam budaya Tionghoa, shio Kuda melambangkan kecerdikan, semangat, serta daya juang yang tinggi.
Sementara itu, terkait kesiapan akomodasi, sejumlah hotel dan penginapan di Selatpanjang dilaporkan telah menerima banyak pemesanan. Bahkan, salah satu hotel telah menyiapkan paket khusus bagi tamu yang datang saat perayaan Imlek.
Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa kegiatan keagamaan Ramadhan dan rangkaian perayaan Imlek merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki dampak positif bagi pembangunan daerah.
“Imlek melalui tradisi Perang Air terbukti mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah. Sementara ibadah puasa dan tarawih di bulan Ramadhan merupakan kewajiban umat Islam dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” jelas Asmar.
Ia menegaskan, kedua kegiatan tersebut harus didukung bersama. Namun, pelaksanaannya perlu diformulasikan dengan baik agar tetap berjalan aman, tertib, dan harmonis.
“Untuk itu saya menegaskan, kedua kegiatan ini harus kita dukung agar dapat terlaksana dengan lancar dan aman, sehingga Meranti tetap damai dan harmonis sesuai dengan visi mewujudkan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera,” pungkasnya.(Bom)
Berita Terkait :
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- Heboh Beruang Masuk Desa di Siak, Sempat Melintasi Pasar0
_Black11.png)









