- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
Ungkap Hal yang Wajib Dimiliki Homestay Menurut Sandiaga Uno

Ilustrasi. (foto: Agoda)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengungkapkan lima hal yang wajib dimiliki pondok wisata (homestay) untuk bisa ikut mendukung percepatan pemulihan sektor pariwisata.
"Saya titip lima kebutuhan khusus homestay. Pertama, linen (sprei) dan handuk harus warnanya putih. Kedua, harus ada WiFi. Ketiga, kamar mandi yang bersih dengan shower (pancuran). Keempat, opsi untuk mendapatkan televisi," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam seminar bertajuk 'Mendorong Potensi Wisata Melalui Pembiayaan Homestay' yang digelar secara hibrid dari Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/3).
Hal terakhir yang harus dimiliki homestay, lanjut Menparekraf, yaitu menghadirkan alternatif produk ekonomi kreatif untuk makan malam atau sarapan pagi wisatawan."Ini yang harus ada karena saat makan siang biasanya tamu ada di luar, berwisata," kata Menparekraf Sandiaga Uno. Ia menuturkan Kemenparekraf memiliki Program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang salah satunya juga diberikan untuk pengembangan usaha homestay di Indonesia.
BIP merupakan program yang bertujuan memberikan tambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Khusus untuk sektor pariwisata atau homestay, bantuan akan diberikan dalam bentuk modal kerja untuk meningkatkan kapasitas pondok wisata.
"Yang linennya belum putih, yang belum ada WiFi, yang shower-nya belum ada air panas. Ini bisa kita tingkatkan dan juga dari kapasitas pelaku usahanya," kata Menparekraf Sandiaga.
Ia menambahkan Program BIP juga dapat digunakan untuk pembayaran tenaga kerja dan lainnya. Selain menyalurkan BIP, pemerintah berkolaborasi dengan pihak swasta dalam skema public private people partnership, salah satunya dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) membuka akses pembiayaan khusus homestay.
(ANTARA/ard)
Berita Terkait :
- Anak dari Aktor Vin Diesel Muncul di Fast & Furios 90
- Disamakan dengan Squidward GothamChess Tertawa0
- Taiwan Siap Buka Gerbang Wisata 0
- Inggris Larang Warga ke Luar Negeri Karena Corona0
- Arab Saudi Kembali Menawarkan Usulan Gencatan Senjata Kepada Kemberontak Houthi 0
_Black11.png)









