- Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan Tanpa Izin
- Petani Diusir dan Diancam Parang, Kasus Pengrusakan Kebun di Sungai Raya Dilaporkan ke Polisi
- Jaga Ketahanan Pagan Nasional Polsek Merbau Sembang Pertenak Sapi
- PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
- Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir
- Wabup Muzamil Instruksikan OPD Segera Tindak Lanjuti Catatan Strategis DPRD
- Kejari Meranti Terima Penyerahan Tersangka Kasus Arang Bakau oleh AL Masuk Tahap Dua
- Pinaloka Olah Nanas Siak Jadi Produk Bernilai Tinggi, Dapat Apresiasi DPR RI
- Penghubung ke Masa Lalu, Perekat Persahabatan
- Kapolsek Rengat Barat Monitoring Jagung Pipil Sistem Tumpang Sari di Desa Tani Makmur
Kapolsek Rengat Barat Monitoring Jagung Pipil Sistem Tumpang Sari di Desa Tani Makmur

Jajaran Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di Desa Tani Makmur
Inhu, VokalOnline.Com - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Rengat Barat melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan sistem tumpang sari milik Kelompok Tani Matador, Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi, SH bersama Bhabinkamtibmas Desa Tani Makmur Bripka Jepri Nurmanto serta Ketua Kelompok Tani Matador, Boyimin.
Pengecekan dilakukan di lahan pertanian yang berlokasi di Jalan Poros PT Inecda RT 010 RW 004 Desa Tani Makmur dengan titik koordinat 0,44905 LS dan 102,36099 BT. Lahan ketahanan pangan tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare atau 15.000 meter persegi.
Kapolsek Rengat Barat Kompol Amriadi mengatakan, kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap para petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di wilayah hukum Polsek Rengat Barat.
"Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam meningkatkan sektor pertanian sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan," ujar Kompol Amriadi di sela kegiatan.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui penanaman jagung pipil telah dilakukan pada Senin, 4 Mei 2026 lalu dengan luas tanam sekitar 1,5 hektare. Memasuki usia tanam tujuh hari, pertumbuhan jagung pipil terpantau dalam kondisi baik dan tumbuh normal.
Ketua Kelompok Tani Matador, Boyimin, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian kepada para petani. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Inhu. **Vol/Ram
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









