- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
- Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing
Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif

TFPK Siak bersama perwakilan PT RAPP dan pengurus Koperasi Produsen Dayun Bina Sejahtera yang mewakili petani Beruk foto bersama usai forum mediasi terkait penguasaan dan pengelolaan lahan.
SIAK, VokalOnline.Com - Upaya membangun hubungan yang harmonis antara dunia usaha dan masyarakat di Kabupaten Siak kembali menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Tim Fasilitasi Penyelesaian Konflik (TFPK) berhasil mempertemukan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dengan Koperasi Produsen Dayun Bina Sejahtera yang mewakili petani Beruk dalam forum mediasi terkait penguasaan dan pengelolaan lahan.
Pertemuan yang digelar di Kantor Sekretariat TFPK Kabupaten Siak, Komplek Perkantoran Siak, Selasa (11/8/2026), berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Kedua belah pihak akhirnya menyepakati sejumlah langkah bersama sebagai upaya menjaga hubungan tetap kondusif sekaligus memberikan kepastian dalam pengelolaan kawasan.
Mediasi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai lahan garapan di wilayah Beruk Zamrud, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun. TFPK Kabupaten Siak hadir sebagai jembatan komunikasi agar persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui musyawarah, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat, kepastian hukum, serta ketenteraman wilayah.
Sejumlah kesepakatan kemudian dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani kedua belah pihak dengan disaksikan jajaran TFPK, Camat Dayun, dan Penghulu Dayun.
Salah satu poin kesepakatan menyebutkan bahwa lahan masyarakat yang berada dalam areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT RAPP di wilayah Beruk berada dalam pengawasan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Para pihak juga sepakat tidak melakukan perluasan atau ekspansi areal di wilayah yang telah ditentukan.
Kedua belah pihak turut menyatakan komitmen untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Apabila di kemudian hari ditemukan adanya perluasan areal tanpa kesepakatan bersama, persoalan tersebut akan dikomunikasikan dan dilaporkan kepada TFPK untuk dicarikan solusi secara bersama-sama.
Dalam kesepakatan tersebut, seluruh patok yang sebelumnya dipasang PT RAPP juga telah dicabut dan disepakati tidak digunakan kembali. Sementara untuk mendukung kegiatan operasional pemanenan kayu, PT RAPP berencana membangun kanal sebagai akses dengan komitmen tidak mengganggu maupun merusak lahan garapan dan penguasaan masyarakat.
Semangat kolaborasi juga terlihat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat sepakat membuka akses jalan atau portal untuk memudahkan PT RAPP melaksanakan patroli dan langkah-langkah pencegahan karhutla di kawasan tersebut.
Sebagai langkah menjaga komunikasi dalam jangka panjang, para pihak juga sepakat membentuk Tim Dialog yang beranggotakan perwakilan PT RAPP dan Koperasi Dayun Bina Sejahtera. Tim ini diharapkan menjadi ruang komunikasi bersama apabila muncul persoalan di lapangan.
Ketua TFPK Kabupaten Siak, Anton Hidayat, S.H., mengatakan pembentukan Tim Dialog menjadi bagian penting dari kesepakatan karena komunikasi yang terjaga dapat mencegah persoalan kecil berkembang menjadi konflik.
“Persoalan ini sebelumnya terjadi akibat kurangnya komunikasi yang baik. Oleh karena itu, kedua belah pihak harus memiliki perwakilan agar setiap potensi gesekan kecil dapat diselesaikan melalui dialog sebelum memanas,” ujar Anton.
Sekretaris TFPK Kabupaten Siak sekaligus Kepala Bagian Administrasi Kewilayahan (Kabag Atwil), Asrafli, menilai kesepakatan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan yang melibatkan masyarakat dan perusahaan dapat dicarikan jalan keluar melalui dialog yang terbuka dan kooperatif.
“Melalui dialog yang terbuka dan kooperatif, kita bersyukur kedua belah pihak sepakat untuk saling menghormati batas, membuka akses demi pencegahan karhutla, serta membentuk Tim Dialog khusus untuk mengawal kesepakatan ini ke depan,” katanya.
Dari pihak masyarakat, perwakilan Koperasi Dayun Bina Sejahtera, Robinsar Situmorang, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Siak yang membuka ruang pertemuan bagi kedua pihak.
“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Siak yang telah memfasilitasi penyelesaian ini. Sudah lama masyarakat menunggu ruang terbuka yang baik untuk menyampaikan keluhan terkait persoalan dengan RAPP. TFPK akhirnya berhasil mempertemukan kami,” ujarnya.
Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi awal baru dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dan PT RAPP di wilayah Beruk. Dengan adanya ruang dialog yang terstruktur, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat melalui musyawarah dan mengedepankan kepentingan bersama.
Berita acara kesepakatan ditandatangani oleh perwakilan PT RAPP Tengku Kespandiar, perwakilan Koperasi Dayun Bina Sejahtera Robinsar Situmorang, Camat Dayun Wahyudi, Penghulu Dayun Nasya Nugrik, serta Ketua TFPK Kabupaten Siak Anton Hidayat, S.H., dengan disaksikan jajaran TFPK dan masyarakat. (*)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Mantan Bendahara Kecamatan Kandis Ditahan Kejari Siak 0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
_Black11.png)








