- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
- Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing
Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru

Ketua IKA Unri Pusat Wan Muhammad Hasyim bersama Mill Operation Support Director RAPP, Suhdi Yacub dan Ketua IKA Unri RAPP periode 2026-2030 Ardias Prihadi, SP serta pengurus lainnya usai Mubes di Hotel Unigraha, Kompleks RAPP, Sabtu (12/9/2026).
PANGKALAN KERINCI, VokalOnline.Com - Semangat kebersamaan dan regenerasi mewarnai perjalanan Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA Unri) RAPP. Setelah dua periode dipimpin H Samsuriya M Hasyim, SSos, MSi, estafet kepemimpinan kini berlanjut kepada generasi muda.
Melalui Musyawarah Besar (Mubes) III yang digelar di Hotel Unigraha, Kompleks RAPP, Sabtu (12/9/2026), Ardias Prihadi, SP dipercaya memimpin IKA Unri RAPP untuk periode 2026-2030.
Ardias, yang merupakan alumni Fakultas Pertanian Unri angkatan 2005, terpilih melalui proses musyawarah mufakat. Ia dipercaya membawa energi baru untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, sekaligus peran para alumni Universitas Riau yang kini menjadi bagian dari keluarga besar RAPP.
Mubes tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan antarsesama alumni. Ratusan pekerja RAPP yang merupakan alumni Unri hadir dan mengikuti proses konsolidasi organisasi tersebut.
Kehadiran Ketua IKA Unri Pusat Wan Muhammad Hasyim bersama Mill Operation Support Director RAPP, Suhdi Yacub, turut memberi arti penting bagi keberadaan IKA Unri RAPP. Prosesi tersebut juga disaksikan Sekretaris Jenderal IKA Unri Aiden Yusti serta sejumlah perwakilan organisasi mitra, termasuk Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM).
Bagi Samsuriya, regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Setelah dua periode mengemban amanah sebagai ketua, ia memilih memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya untuk menghadirkan gagasan dan energi baru.
"Sekarang saatnya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk tampil, membawa gagasan baru dan melanjutkan apa yang sudah kita bangun bersama," ujar Samsuriya.
Ia berharap kepemimpinan baru tidak sekadar melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga mampu merangkul seluruh alumni tanpa melihat perbedaan pilihan dalam proses Mubes.
Menurutnya, seluruh alumni merupakan bagian dari keluarga besar IKA Unri RAPP. Karena itu, setelah proses pemilihan berakhir, tidak boleh ada lagi sekat di antara anggota.
"Jangan melihat siapa yang mendukung dan siapa yang tidak mendukung. Setelah Mubes ini selesai, kita semua adalah satu keluarga besar IKA Unri RAPP. Rangkul semua, bangun kebersamaan," pesannya.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk menjadikan IKA Unri RAPP bukan sekadar wadah berkumpulnya para alumni, tetapi juga ruang untuk memperkuat jejaring, berbagi pengalaman, serta menghadirkan kontribusi positif bagi almamater dan masyarakat di sekitar wilayah operasional RAPP.
Sementara itu, meski tidak lagi memimpin IKA Unri RAPP, Samsuriya tetap melanjutkan pengabdiannya di organisasi alumni Universitas Riau. Ia kini mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Umum IKA Unri untuk membantu kepengurusan di tingkat pusat.
Pergantian kepemimpinan ini pun menjadi bagian dari perjalanan panjang IKA Unri RAPP dalam merawat ikatan persaudaraan para alumni. Dari satu generasi ke generasi berikutnya, semangat yang dibawa tetap sama: menjaga silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan memberi manfaat bagi lingkungan di mana para alumni mengabdikan diri. (*)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)








