- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
Korban Jatuh dari Tongkang di Kuala Tolam Ditemukan

Tim mengevakuasi jasad korban
PELALAWAN (VOKAL)- Tim gabungan Polairud, Basarnas, BPBD Tagana, dan masyarakat Desa Kuala Tolam, melakukan pencarian terhadap korban yang jatuh pada Sabtu 27 Maret 2021 lalu dari tongkang Capricorn 87.
Lokasi kejadian, yaitu di perairan Sungai Kampar, Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Selama dua hari pencarian, akhirnya Senin (29/3/2021) sekitar jam 08.30 wib tim berhasil menemukan korban di perairan Sungai Kampar Desa Tolam Kecamatan Pelalawan tepatnya di Pulau Nasi-nasi SP 1.
"Korban jatuh dari tongkang sudah ditemukan, korban berjenis kelamin laki-laki, berinisial FH (27) kariyawan swasta," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko Sik, kepada Vokalonline.com melalui Kasubag Humas Iptu Edi Harianto SH Senin (29/3/2021) via pesan WhattsApp.
Edi mengatakan, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan 1 unit speed boat Polairud, 1 unit Speed boat Karet Basarnas, 2 Speed boat milik BPBD Kabupaten Pelalawan dan 3 unit pompong masyarakat di tengah - tengah perairan Pulau Nasi-nasi sekitar jam 08.30 Wib.
Salah seorang saksi yaitu Supardi, melihat ada benda yang mengapung, ketika dihampiri ternyata benda tetsebut adalah jasad korban yang dimaksud.
"Tepatnya di tengah-tengah perairan pulau nasi - nasi, saksi melihat ada benda yang mengapung dan mencoba menghampirinya, ternyata benda yang di maksud adalah jasad korban yang di cari,"katanya.
Setelah ditemukan kata Edi, kemudian saksi menginformasikan ke tim gabungan bahwa jasad korban telah di temukan, kemudian tim melakukan evakuasi dan membawa jasad ke RSUD Selasih untuk proses lebih lanjut.(jon)
Berita Terkait :
- Pakar Lingkungan Nilai Izin Kehutanan Lemah0
- Pengamat: Polemik Lahan Desa Gondai Harus Diselesaikan Secara Perdata0
- Tujuh Warga Gondai Jadi Tersangka Provokator Halangi Ekskusi Lahan0
- Wow, Empat Bupati Hadiri Pelantilan PWI Pelalawan0
- Pengurus PWI Pelalawan Dilantik Besok0
_Black11.png)









