- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
Korban Jatuh dari Tongkang di Kuala Tolam Ditemukan

Tim mengevakuasi jasad korban
PELALAWAN (VOKAL)- Tim gabungan Polairud, Basarnas, BPBD Tagana, dan masyarakat Desa Kuala Tolam, melakukan pencarian terhadap korban yang jatuh pada Sabtu 27 Maret 2021 lalu dari tongkang Capricorn 87.
Lokasi kejadian, yaitu di perairan Sungai Kampar, Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Selama dua hari pencarian, akhirnya Senin (29/3/2021) sekitar jam 08.30 wib tim berhasil menemukan korban di perairan Sungai Kampar Desa Tolam Kecamatan Pelalawan tepatnya di Pulau Nasi-nasi SP 1.
"Korban jatuh dari tongkang sudah ditemukan, korban berjenis kelamin laki-laki, berinisial FH (27) kariyawan swasta," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko Sik, kepada Vokalonline.com melalui Kasubag Humas Iptu Edi Harianto SH Senin (29/3/2021) via pesan WhattsApp.
Edi mengatakan, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan 1 unit speed boat Polairud, 1 unit Speed boat Karet Basarnas, 2 Speed boat milik BPBD Kabupaten Pelalawan dan 3 unit pompong masyarakat di tengah - tengah perairan Pulau Nasi-nasi sekitar jam 08.30 Wib.
Salah seorang saksi yaitu Supardi, melihat ada benda yang mengapung, ketika dihampiri ternyata benda tetsebut adalah jasad korban yang dimaksud.
"Tepatnya di tengah-tengah perairan pulau nasi - nasi, saksi melihat ada benda yang mengapung dan mencoba menghampirinya, ternyata benda yang di maksud adalah jasad korban yang di cari,"katanya.
Setelah ditemukan kata Edi, kemudian saksi menginformasikan ke tim gabungan bahwa jasad korban telah di temukan, kemudian tim melakukan evakuasi dan membawa jasad ke RSUD Selasih untuk proses lebih lanjut.(jon)
Berita Terkait :
- Pakar Lingkungan Nilai Izin Kehutanan Lemah0
- Pengamat: Polemik Lahan Desa Gondai Harus Diselesaikan Secara Perdata0
- Tujuh Warga Gondai Jadi Tersangka Provokator Halangi Ekskusi Lahan0
- Wow, Empat Bupati Hadiri Pelantilan PWI Pelalawan0
- Pengurus PWI Pelalawan Dilantik Besok0
_Black11.png)









