- Polsek Merbau Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pengecekan Lahan Jagung
- Ketua Yasrah Buka Suara Soal Kritik Mahasiswa terhadap Pembangunan Unilak
- Peluncuran Buku Karmila Sari Jadi Ruang Refleksi Politik Perempuan
- Sinergi dengan RAPP Buahkan Akreditasi Unggul untuk Prodi TPK UNRI
- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Sambang Desa di Talang Jerinjing, Polsek Rengat Barat Temukan Warga Inspiratif
- Satgas PKH Ditantang, Eks Kebun PT SAL Masih Dihuni Pekerja dan Security Lama
- Sekolah Perlu Pahami Hak dalam Pemberitaan, JMSI Inhu Gelar Sosialisasi Advokasi Pers
- Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuk Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
- Buktikan Janji dengan Kerja Nyata, Rubah Keluhan Warga Jadi Rasa Bangga
Korban Jatuh dari Tongkang di Kuala Tolam Ditemukan

Tim mengevakuasi jasad korban
PELALAWAN (VOKAL)- Tim gabungan Polairud, Basarnas, BPBD Tagana, dan masyarakat Desa Kuala Tolam, melakukan pencarian terhadap korban yang jatuh pada Sabtu 27 Maret 2021 lalu dari tongkang Capricorn 87.
Lokasi kejadian, yaitu di perairan Sungai Kampar, Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Selama dua hari pencarian, akhirnya Senin (29/3/2021) sekitar jam 08.30 wib tim berhasil menemukan korban di perairan Sungai Kampar Desa Tolam Kecamatan Pelalawan tepatnya di Pulau Nasi-nasi SP 1.
"Korban jatuh dari tongkang sudah ditemukan, korban berjenis kelamin laki-laki, berinisial FH (27) kariyawan swasta," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijadmiko Sik, kepada Vokalonline.com melalui Kasubag Humas Iptu Edi Harianto SH Senin (29/3/2021) via pesan WhattsApp.
Edi mengatakan, korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan 1 unit speed boat Polairud, 1 unit Speed boat Karet Basarnas, 2 Speed boat milik BPBD Kabupaten Pelalawan dan 3 unit pompong masyarakat di tengah - tengah perairan Pulau Nasi-nasi sekitar jam 08.30 Wib.
Salah seorang saksi yaitu Supardi, melihat ada benda yang mengapung, ketika dihampiri ternyata benda tetsebut adalah jasad korban yang dimaksud.
"Tepatnya di tengah-tengah perairan pulau nasi - nasi, saksi melihat ada benda yang mengapung dan mencoba menghampirinya, ternyata benda yang di maksud adalah jasad korban yang di cari,"katanya.
Setelah ditemukan kata Edi, kemudian saksi menginformasikan ke tim gabungan bahwa jasad korban telah di temukan, kemudian tim melakukan evakuasi dan membawa jasad ke RSUD Selasih untuk proses lebih lanjut.(jon)
Berita Terkait :
- Pakar Lingkungan Nilai Izin Kehutanan Lemah0
- Pengamat: Polemik Lahan Desa Gondai Harus Diselesaikan Secara Perdata0
- Tujuh Warga Gondai Jadi Tersangka Provokator Halangi Ekskusi Lahan0
- Wow, Empat Bupati Hadiri Pelantilan PWI Pelalawan0
- Pengurus PWI Pelalawan Dilantik Besok0
_Black11.png)









