- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
Langkah Riau Antisipasi Varian Omicron

Penjagaan perbatasan di Riau untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Pemerintah Provinsi Riau sudah menerima instruksi Menteri Dalam Negeri terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 menyambut Natal dan pergantian baru. Rapat koordinasi sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dr Yohanes, rapat gabungan dengan kabupaten dilakukan pada 25 Oktober lalu. Kemudian dilakukan lagi beberapa hari berikutnya.
"Ada juga polisi dan tentara, semua pihak terkait ikut," kata Yohanes kepada wartawan.
Menjelang libur Natal dan pergantian tahun, Pemerintah Provinsi Riau meminta kabupaten serta kota membangun pos di perbatasan. Setiap masyarakat yang lewat memakai kendaraan akan diperiksa.
Menurut Yohanes, pembangunan pos ini merupakan upaya terpadu menekan penyebaran Covid-19 di Riau. Tujuannya juga mengantisipasi masuk varian baru seperti varian omicron.
Selain penjaga perbatasan dengan provinsi lain, Pemerintah Provinsi Riau juga meminta kabupaten dan kota lainnya tidak melonggarkan protokol kesehatan. Pasalnya Covid-19 belum pergi sepenuhnya dari Bumi Lancang Kuning.
"Apalagi Riau menjelang akhir November lalu terdapat lonjakan kasus," jelas Yohanes.
Terkait antisipasi kedatangan warga negara asing yang bisa saja membawa varian Omicron, Yohanes menyebut provinsi menunggu kebijakan nasional.
"Kedatangan internasional semuanya di Jakarta, tidak ada di bandara sini," jelas Yohanes. (syu)
Berita Terkait :
- Jaksa Teliti Bekas Syafri Harto, Mudah-mudahan Lengkap0
- Dua Klaster Buat Ratusan Warga Terkonfirmasi Covid-19, Varian Omicron Kah?0
- Polisi Periksa Pengelola Abdurrab Pekanbaru0
- Didongkel Partai, Asri Auzar Nyatakan Mundur dari Demokrat0
- Jaksa Tuntut Mati Tahanan Rutan Pengendali 5 Kilogram Sabu0
_Black11.png)









