- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Langkah Riau Antisipasi Varian Omicron

Penjagaan perbatasan di Riau untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Pemerintah Provinsi Riau sudah menerima instruksi Menteri Dalam Negeri terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 menyambut Natal dan pergantian baru. Rapat koordinasi sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, dr Yohanes, rapat gabungan dengan kabupaten dilakukan pada 25 Oktober lalu. Kemudian dilakukan lagi beberapa hari berikutnya.
"Ada juga polisi dan tentara, semua pihak terkait ikut," kata Yohanes kepada wartawan.
Menjelang libur Natal dan pergantian tahun, Pemerintah Provinsi Riau meminta kabupaten serta kota membangun pos di perbatasan. Setiap masyarakat yang lewat memakai kendaraan akan diperiksa.
Menurut Yohanes, pembangunan pos ini merupakan upaya terpadu menekan penyebaran Covid-19 di Riau. Tujuannya juga mengantisipasi masuk varian baru seperti varian omicron.
Selain penjaga perbatasan dengan provinsi lain, Pemerintah Provinsi Riau juga meminta kabupaten dan kota lainnya tidak melonggarkan protokol kesehatan. Pasalnya Covid-19 belum pergi sepenuhnya dari Bumi Lancang Kuning.
"Apalagi Riau menjelang akhir November lalu terdapat lonjakan kasus," jelas Yohanes.
Terkait antisipasi kedatangan warga negara asing yang bisa saja membawa varian Omicron, Yohanes menyebut provinsi menunggu kebijakan nasional.
"Kedatangan internasional semuanya di Jakarta, tidak ada di bandara sini," jelas Yohanes. (syu)
Berita Terkait :
- Jaksa Teliti Bekas Syafri Harto, Mudah-mudahan Lengkap0
- Dua Klaster Buat Ratusan Warga Terkonfirmasi Covid-19, Varian Omicron Kah?0
- Polisi Periksa Pengelola Abdurrab Pekanbaru0
- Didongkel Partai, Asri Auzar Nyatakan Mundur dari Demokrat0
- Jaksa Tuntut Mati Tahanan Rutan Pengendali 5 Kilogram Sabu0
_Black11.png)









