- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Suku Bunga The Fed Tekuk Rupiah Berlutut Nyaris ke Rp15.700

VokalOnline.Com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.660 per dolar AS pada Kamis (3/11) sore. Mata uang Garuda melemah 13 poin atau 0,09 persen usai The Fed menaikkan suku bunga.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia kompak berada di zona merah. Yen Jepang menguat 0,45 persen, baht Thailand melemah 0,03 persen, peso Filipina melemah 0,07 persen, won Korea Selatan melemah 0,17 persen, dan yuan China melemah 0,26 persen.Dolar Singapura menguat 0,09 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada penutupan perdagangan pagi ini.
Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,17persen, poundsterling Inggris menguat 0,23 persen, dan franc Swiss menguat 0,23 persen.Lalu, dolar Australia menguat 0,08 persen, dan dolar Kanada menguat 0,15 persen.
Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah melemah akibat keputusan The Fed mengerek suku bunga acuan sebesar 75 basis poin yang diikuti oleh kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).
"Rupiah sepertinya akan melemah tertekan oleh penguatan dolar AS karena kenaikan imbal hasil obligasi AS setelah pada pertemuan FOMC The Fed bernada lebih hawkish dari ekspektasi pasar,"
Selain itu, pelaku pasar kembali memprediksi The Fed bakal terus melanjutkan kebijakan suku bunga tinggi. Tercermin dari kenaikan suku bunga 75 basis poin, meski inflasi berangsur turun.
"Suku bunga The Fed kemungkinan akan lebih tinggi dan belum saatnya membahas pengetatan yang lebih pelan," jelasnya.Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp15.600 per dolar AS - Rp15.700 per dolar AS.**Syafira
Berita Terkait :
- Pemerintah Janji UMP Naik, Tapi Idealnya Berapa0
- AS Siapkan Bansos Rp211 T untuk Bayar Tagihan Energi, Termasuk Listrik0
- Harga Minyak Dunia Naik ke US$96 Usai The Fed Kerek Suku Bunga0
- Menhub Klaim Jepang, Korea, dan Inggris Akan Investasi di Proyek MRT0
- Kabar XL Axiata PHK Karyawan Dibantah Manajemen0
_Black11.png)








