- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Komisi III DPRD Kunjungi BPMP Riau Bahas Kesiapan SPMB 2026

Penyerahan cindera mata usai pertemuan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru dengan Balai Benyamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Senin (27/4/2026).
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru melakukan kunjungan ke Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Senin (27/4/2026), untuk membahas kesiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.
Komisi III bersama Pj Sekda Ingot Ahmad Hutasuhut, serta Disdik, dan Bappeda Pekanbaru, berkoordinasi BPMP Provinsi Riau yang didampingi Ombudsman RI Perwakilan Riau.
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Niar Erawati menjelaskan, kunjungan ke BPMP Provinsi Riau tersebut bertujuan untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat, terutama terkait kesulitan masuk sekolah negeri meski lokasi rumah dekat dengan sekolah.

Foto bersama di ruang pertemuan usai diskusi.
“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, kami selalu mendapat pertanyaan berulang-ulang sewaktu reses tentang kesulitan masyarakat untuk masuk mendaftarkan anaknya ke sekolah-sekolah yang sebenarnya jaraknya dekat dengan tempat tinggal," kata Niar.
Srikandi Demokrat ini menambahkan, dalam pertemuan tersebut, terungkap adanya kesenjangan antara jumlah lulusan SD dengan daya tampung SMP Negeri di Pekanbaru. Ada sebanyak 4.800 lebih siswa tamatan SD tidak tertampung di SMP negeri.
"Banyak masalah yang kami suarakan dari Komisi III. Kesenjangan ini menjadi persoalan serius, data-data yang disajikan Dinas Pendidikan membuat Ombudsman juga sadar ternyata masalah kesenjangan jumlah tamatan SD dan daya tampung SMP itu sekitar 4.800 lebih siswa yang tidak tertampung," paparnya.
Komisi III DPRD Pekanbaru berharap BPMP Provinsi Riau dapat menyampaikan persoalan tersebut ke pemerintah pusat, agar ada kebijakan khusus untuk Pekanbaru. Termasuk, kemungkinan penambahan kuota siswa di sekolah negeri.
DPRD Pekanbaru mendorong agar siswa yang tinggal dekat sekolah, terutama dari keluarga kurang mampu bisa lebih diprioritaskan dalam SPMB 2026.
“Kami ingin masyarakat yang kurang mampu dan tinggal dekat sekolah bisa lebih diprioritaskan. Dengan begitu, bantuan pendidikan juga bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Selain itu, Niar mengungkapkan dalam pertemuan juga dibahas kebiasaan masyarakat yang lebih memilih sekolah tertentu yang dianggap 'favorit'.
Katanya, ke depan semua sekolah harus memiliki kualitas yang merata, sehingga tidak ada lagi istilah sekolah favorit. “Kita ingin semua sekolah di Pekanbaru menjadi sekolah favorit,” ucapnya.
Untuk itu, Komisi III DPRD Pekanbaru mengusulkan dilakukan pemetaan kualitas sekolah, baik dari sisi guru maupun fasilitas. Jika ada ketimpangan, maka bisa dilakukan pemerataan, salah satunya dengan rotasi atau rolling guru.(galeri)**
Foto bersama Komisi III DPRD Kota Pekanbaru di gedung Balai Benyamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau.
Berita Terkait :
- Dipimpin H Catur Sugeng, PKB Yakin Bisa Makin Besar0
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
_Black11.png)









